Aceh Tengah | Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang ibu melintasi pohon pinang untuk menuju area perkebunan di Desa Buge Ara, Kecamatan Ketol, viral di media sosial dan menarik perhatian publik.
Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang ibu rumah tangga dengan berani melintasi batang pohon pinang yang digunakan sebagai akses alternatif untuk mencapai kebunnya.
Aksi tersebut memicu beragam reaksi dari warganet, mulai dari rasa kagum hingga keprihatinan atas kondisi infrastruktur di desa tersebut.
Warga setempat menyebutkan bahwa keterbatasan akses jalan menuju perkebunan terjadi sejak pascabencana susulan yang melanda wilayah tersebut.
Akibatnya, jalur yang biasa digunakan tidak lagi dapat dilalui, sehingga masyarakat terpaksa menggunakan cara alternatif yang berisiko. “Kami terpaksa melintasi jalan ini sejak pascabencana susulan, karena akses utama sudah tidak bisa digunakan,” ujar seorang warga.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian berbagai pihak, yang menilai kondisi tersebut mencerminkan masih adanya persoalan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan pascabencana.
Selain berisiko terhadap keselamatan, kondisi ini juga dinilai menghambat aktivitas dan produktivitas masyarakat, khususnya para petani.
Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah desa maupun pihak terkait untuk segera memperbaiki akses menuju perkebunan, sehingga aktivitas warga dapat kembali normal dan lebih aman.
Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah Desa Buge Ara maupun Kecamatan Ketol terkait viralnya video tersebut.









