Aceh Utara – Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara resmi menutup proses pendataan serta validasi penerima ikramiah (insentif) guru dayah untuk tahap ketiga hari ini, Senin (22/6/2026). Batas akhir penginputan data dijadwalkan berakhir tepat pada pukul 24.00 WIB malam nanti.
Pendataan yang telah berlangsung sejak 3 Juni 2026 ini merupakan tahapan krusial untuk menentukan daftar penerima bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Utara Tahun 2026, khususnya untuk triwulan ketiga periode Juli-September.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, Tgk. Muhammad Yunus, S.Hi., melalui Pelaksana Kepala Bidang Pendidikan dan Sumber Daya Santri, Sazali, S.Sos., M.Kom.I, mengungkapkan progres pendataan saat ini sudah hampir mencapai target maksimal.
“Hingga saat ini, data yang masuk sudah mencapai 2.120 orang. Angka ini hampir mencapai 100 persen dari total 2.198 guru dayah yang menjadi sasaran penerima insentif tahun anggaran 2026,” ujar Sazali kepada wartawan, Senin (22/6/2026).
Sazali menyampaikan, setelah pendataan ditutup, pihaknya akan segera melakukan rekapitulasi, verifikasi, dan validasi data secara ketat. Hal ini dilakukan guna memastikan akurasi data sebelum penetapan daftar penerima final.
“Kami meminta kerja sama pimpinan dan pengurus dayah untuk memastikan seluruh guru telah melengkapi biodata melalui sistem resmi. Kelengkapan dan kebenaran data sangat menentukan kelayakan penerima ikramiah tahap selanjutnya,” tegasnya.
Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di bawah kepemimpinan Bupati H. Ismail A. Jalil, S.E., MM. (Ayah Wa) dan Wakil Bupati Tarmizi, S.I.Kom. (Panyang), menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan dayah.
Tahun ini, Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,8 miliar untuk program insentif guru dayah. Terjadi peningkatan signifikan dari segi durasi penerimaan, di mana setiap guru kini menerima insentif Rp250 ribu per bulan selama 12 bulan penuh, dari yang sebelumnya hanya tujuh bulan dalam setahun.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap. Tahap pertama telah dicairkan sebelum Hari Raya Idul Fitri, dan tahap kedua sebelum Hari Raya Idul Adha. Hingga akhir tahap kedua, total realisasi anggaran yang telah tersalurkan mencapai Rp2.159.500.000.









