LHOKSUKON | Harapan baru menyelimuti warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara. Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayahwa) memastikan pemerintah daerah hadir sepenuhnya untuk memulihkan kehidupan masyarakat yang kehilangan rumah dan harta benda akibat bencana.
Dalam kunjungan langsung ke Keude Lapang, Bupati Ayahwa memberikan langsung bantuan serta menyampaikan sejumlah kabar yang menenangkan dan membahagiakan warga. Ia menjelaskan, pemerintah telah menetapkan skema penanganan yang adil dan terukur bagi rumah warga yang mengalami kerusakan.
“Rumah yang rusak berat atau hancur total akan kita bangun kembali. Untuk rumah rusak sedang akan diberikan bantuan sebesar Rp30 juta, sedangkan rumah rusak ringan mendapatkan kompensasi Rp15 juta,” kata Ayahwa di hadapan warga pada Selasa, (06/01/25).
Tak hanya itu, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah bagi warga yang kehilangan rumah sekaligus tanah akibat longsor atau terseret arus banjir. Pemerintah, kata dia, akan membangunkan rumah di lokasi lain yang tersedia lahannya.
“Jika ada tanah di luar daerah, misalnya di Medan, dan itu memungkinkan secara administrasi, maka rumah tetap akan kita bangun di sana. Yang penting masyarakat kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” ujarnya.
Penjelasan tersebut disambut haru oleh warga. Sejumlah korban mengaku lega dan merasa diperhatikan setelah sekian lama diliputi ketidakpastian.
Bupati Ayahwa menegaskan bahwa pemulihan pascabencana bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga memulihkan harapan dan martabat masyarakat. Ia memastikan seluruh proses akan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.
“Kita ingin masyarakat bangkit, kembali tersenyum, dan menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tutupnya.









