JAKARTA – Beban berat yang dipikul keluarga Muhammad Rian Al Fadhil, seorang balita asal Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, sedikit terangkat. Di tengah perjuangan mendampingi sang buah hati yang menjalani pengobatan intensif di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, mereka mendapatkan dukungan moril dan materiel dari anggota DPD RI, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma.
Bocah berusia empat tahun tersebut sebelumnya harus dirujuk dari Banda Aceh ke Jakarta setelah tim medis mendiagnosa adanya kelainan jantung (ventricular septal defect). Proses pengobatan yang panjang dan penuh ketidakpastian tentu menguras energi, waktu, dan biaya bagi keluarga yang kini jauh dari kampung halaman.
Melihat kondisi tersebut, Haji Uma bergerak cepat. Ia berkomitmen memberikan dukungan berupa biaya konsumsi bagi orang tua yang mendampingi Rian selama menjalani pengobatan. Bantuan sebesar Rp1,5 juta per bulan ini akan disalurkan secara berkelanjutan hingga sang balita dinyatakan selesai menjalani rangkaian medis dan diperbolehkan pulang ke Aceh.
“Fokus orang tua saat ini harus sepenuhnya untuk kesembuhan si kecil. Kami ingin memastikan mereka tidak lagi terbebani oleh urusan biaya makan sehari-hari selama di ibu kota. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk membantu sesama warga Aceh yang sedang dalam masa sulit,” ungkap Haji Uma saat dihubungi, Jumat (19/6/2026).
Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari perjumpaan langsung antara Haji Uma dengan orang tua Rian saat berada di Banda Aceh beberapa waktu lalu. Saat itu, pihak keluarga menyampaikan kerisauan mereka terkait biaya hidup selama harus menetap di Jakarta demi pengobatan Rian.
Aksi ini bukanlah kali pertama bagi sosok yang dikenal vokal menyuarakan aspirasi masyarakat Aceh tersebut. Haji Uma memang memiliki catatan panjang dalam mendampingi warga Aceh yang kurang mampu saat menjalani pengobatan di Jakarta, mulai dari bantuan biaya hidup, akses rumah singgah, hingga fasilitas penunjang lainnya.
Harapan besar kini disandarkan pada proses medis di RSCM. Dengan bantuan yang mengalir dari berbagai pihak, termasuk kepedulian dari Haji Uma, keluarga Rian diharapkan bisa tetap tegar dalam menemani masa-masa kritis sang anak hingga akhirnya kembali ke tanah kelahiran dengan kondisi yang lebih baik.









