Bireun | Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen meluncurkan program tahunan bertajuk Kompetisi KUA Berprestasi Kabupaten Bireuen Tahun 2026, sebagai upaya mendorong seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan menghadirkan pelayanan yang profesional, inovatif, dan semakin berkualitas bagi masyarakat. Penilaian kompetisi akan berlangsung mulai Oktober hingga Desember 2026 dan direncanakan menjadi agenda tahunan.
Untuk menjamin pelaksanaan yang objektif dan terukur, Kemenag Bireuen telah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengacu pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang tentang Perkawinan, Undang-Undang Pelayanan Publik, Peraturan Menteri Agama mengenai Organisasi KUA dan Pencatatan Pernikahan, serta Peraturan Menteri PANRB tentang Pedoman Inovasi Pelayanan Publik. Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya pembinaan yang sejalan dengan Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2025–2029.
Seluruh KUA peserta akan dievaluasi oleh tim penilai independen yang dibentuk melalui Surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen. Penilaian meliputi aspek kualitas pelayanan, tata kelola administrasi, pembinaan masyarakat, pengembangan kelembagaan, hingga inovasi layanan dengan indikator yang telah ditetapkan untuk menjamin proses yang objektif, transparan, dan akuntabel.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr H Zulkifli SAg MPd, menjelaskan bahwa kompetisi ini bertujuan membangun budaya inovasi di seluruh KUA kecamatan, meningkatkan standar kualitas dan akuntabilitas pelayanan, memberikan apresiasi kepada KUA berprestasi, memetakan praktik-praktik terbaik yang dapat direplikasi di KUA lainnya, mendukung reformasi birokrasi Kementerian Agama, serta mewujudkan KUA sebagai pusat layanan keagamaan Islam yang modern dan terpercaya.
“Kompetisi KUA Berprestasi ini bukan sekadar ajang memilih KUA terbaik, tetapi menjadi instrumen pembinaan agar setiap KUA terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap berbagai inovasi yang lahir dari kompetisi ini dapat diterapkan secara luas sehingga pelayanan keagamaan di Kabupaten Bireuen semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.” ujar Zulkifli.
Melalui Kompetisi KUA Berprestasi Tahun 2026, Kemenag Bireuen berharap seluruh KUA terus bertransformasi menjadi lembaga pelayanan keagamaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, mampu menghadirkan inovasi yang berdampak nyata, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. [ ]









