Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
  • Advertorial
No Result
View All Result
Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
  • Advertorial
No Result
View All Result
Genta Post
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini
Harga Pinang Naik hingga Rp15 Ribu, Petani Aceh Utara Kembali Tersenyum di Tengah Pemulihan Pascabanjir

Oplus_131072

Harga Pinang Naik hingga Rp15 Ribu, Petani Aceh Utara Kembali Tersenyum di Tengah Pemulihan Pascabanjir

Redaksi by Redaksi
30 Januari 2026
in News
0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Aceh Utara | Di tengah proses pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Utara, para petani mulai kembali tersenyum. Harga komoditas pinang dilaporkan terus mengalami kenaikan hingga mencapai Rp15.000 per kilogram pada Jumat, 30 Januari 2026.

Kenaikan harga pinang, baik dalam kondisi kering maupun basah, serta dalam bentuk bulat, belah, dan kupas, disambut gembira oleh para petani. Selain memiliki nilai jual yang menjanjikan, tanaman pinang juga dikenal mudah tumbuh dan relatif mudah dirawat.

Saat ini, harga pinang belah dan kupas kering di Aceh Utara mencapai Rp15.000 per kilogram, sementara pinang basah dijual dengan harga sekitar Rp10.000 per kilogram. Meski harga mengalami kenaikan, ketersediaan pinang di pasaran masih terbatas.

Konten Terkait

Ayahwa Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada, Bibit Siklon 98B Picu Ancaman Hujan Ekstrem

Ayahwa Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada, Bibit Siklon 98B Picu Ancaman Hujan Ekstrem

27 Oktober 2026
PNL Sosialisasikan Si iLeume untuk Tingkatkan Kinerja Layanan Akademik

PNL Sosialisasikan Si iLeume untuk Tingkatkan Kinerja Layanan Akademik

26 Oktober 2026
Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita

Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita

26 Oktober 2026
Wakili Aceh Utara, Penggerak HAM Gampong Keutapang Lhoksukon Ikuti Musrenbang HAM dan Rakor Nasional Penggerak HAM 2026

Wakili Aceh Utara, Penggerak HAM Gampong Keutapang Lhoksukon Ikuti Musrenbang HAM dan Rakor Nasional Penggerak HAM 2026

26 Oktober 2026

Kondisi tersebut disebabkan masih minimnya petani yang membudidayakan tanaman pinang. Sebagian besar masyarakat setempat cenderung memilih menanam kelapa sawit dibandingkan pinang, meskipun peluang ekonominya cukup besar.

Salah seorang petani, Ibnu Sabil, pensiunan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, mengaku mulai fokus membudidayakan tanaman pinang dan lemon yang selama ini jarang dikembangkan masyarakat. Menurutnya, pinang memiliki potensi besar sebagai penopang ekonomi keluarga karena tidak membutuhkan lahan luas maupun perawatan yang rumit.

“Tidak perlu mencari lahan sampai ke pegunungan. Pinang bisa ditanam di lahan kosong maupun pekarangan rumah,” ujar Ibnu Sabil, petani asal Kecamatan Syamtalira Bayu.

Ia menambahkan, meskipun mayoritas petani di Aceh Utara menanam kelapa sawit, masih ada sebagian yang konsisten mengembangkan tanaman pinang. Selain mudah tumbuh, tanaman ini juga ramah lingkungan dan tidak memerlukan perawatan ekstra.

Dengan harga yang kini menembus Rp15.000 per kilogram, para petani Aceh Utara pada umumnya mulai kembali optimistis dan merasakan dampak positif di tengah pemulihan pascabanjir tahun 2025.

 

Tags: Aceh Utaraberita acehharga Pinang Aceh Utara
ShareTweetPin
Previous Post

FORSIBA Kota Langsa Kunjungi Balai Pengajian Sakinah, Wujud Kepedulian Pelajar terhadap Pendidikan Al-Qur’an Pasca Banjir

Next Post

Pembudi Daya Ikan di Aceh Utara Kembali Mendapat Akses Pupuk Bersubsidi Mulai Tahun 2026

Konten Terkait

Ayahwa Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada, Bibit Siklon 98B Picu Ancaman Hujan Ekstrem
News

Ayahwa Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada, Bibit Siklon 98B Picu Ancaman Hujan Ekstrem

27 Oktober 2026

ACEH UTARA | Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab...

PNL Sosialisasikan Si iLeume untuk Tingkatkan Kinerja Layanan Akademik
News

PNL Sosialisasikan Si iLeume untuk Tingkatkan Kinerja Layanan Akademik

26 Oktober 2026

LHOKSEUMAWE – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pendidikan...

Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita
News

Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita

26 Oktober 2026

LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe mengungkap kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadahan yang...

Wakili Aceh Utara, Penggerak HAM Gampong Keutapang Lhoksukon Ikuti Musrenbang HAM dan Rakor Nasional Penggerak HAM 2026
News

Wakili Aceh Utara, Penggerak HAM Gampong Keutapang Lhoksukon Ikuti Musrenbang HAM dan Rakor Nasional Penggerak HAM 2026

26 Oktober 2026

JAKARTA — Marzuki AR, Penggerak Hak Asasi Manusia (HAM) dari Gampong Keutapang, Kecamatan Lhoksukon,...

Next Post
Pembudi Daya Ikan di Aceh Utara Kembali Mendapat Akses Pupuk Bersubsidi Mulai Tahun 2026

Pembudi Daya Ikan di Aceh Utara Kembali Mendapat Akses Pupuk Bersubsidi Mulai Tahun 2026

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.