Aceh – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (Mag) 5.6 yang berpusat di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Rabu (22/7/2026) pukul 11:18 WIB, memicu kepanikan warga di berbagai daerah. Getaran gempa tidak hanya dirasakan di sekitar titik pusat, tetapi juga dirasakan kuat oleh warga di Kota Lhokseumawe hingga Kabupaten Aceh Utara.
Salah seorang warga di Lhokseumawe, Munawir, yang tengah berada di Kantor BPJS Ketenagakerjaan melaporkan bahwa guncangan gempa dirasakan sangat kuat di lokasi tersebut. Suasana sempat tegang ketika para pengunjung dan pegawai merasakan goyangan yang signifikan, hingga mereka berhamburan turun dari lantai atas gedung menuju halaman kantor untuk menyelamatkan diri.
Dampak getaran juga dikonfirmasi oleh Faisal warga Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara. Faisal menyampaikan bahwa guncangan gempa turut dirasakan di permukiman mereka, ditandai dengan atap bangunan yang bergetar serta perabotan rumah yang sempat bergoyang, membuat sejumlah warga keluar rumah untuk memastikan situasi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merinci bahwa gempa berkedalaman 10 kilometer ini berlokasi di koordinat 4.25 LU dan 97.62 BT, atau sekitar 41 kilometer arah Timurlaut Gayo Lues.
Meskipun guncangannya meluas hingga ke wilayah pesisir timur Aceh, BMKG memastikan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, waspada terhadap potensi gempa susulan, serta memastikan kondisi gedung atau rumah dalam keadaan aman sebelum kembali beraktivitas.








