ACEH UTARA | Camat Syamtalira Aron, Surya Phachta, S.STP, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan enam Geuchik (Kepala Desa) definitif untuk periode 2026–2032. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kantor Camat Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (7/4/2026).
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Muspika (Kapolsek dan Danramil), tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Adapun keenam Geuchik yang dilantik adalah:
1. Jafarudin sebagai Geuchik Gampong Manyang Baroh.
2. Abdul Manaf sebagai Geuchik Gampong Peurupok.
3. Zulkarnaini sebagai Geuchik Gampong Kumbang.
4. M. Riski sebagai Geuchik Gampong Pante.
5. Muzakir Zainudin sebagai Geuchik Gampong Dayah Aron.
6. Muhammad Rizal R. sebagai Geuchik Gampong Meucat.
Dalam arahannya, Camat Surya Phachta menyampaikan apresiasi mendalam kepada para Penjabat (Pj) serta Pelaksana Tugas (Plt/Plh) Geuchik sebelumnya yang telah memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan. Ia juga berterima kasih kepada jajaran Tuha Peut dan seluruh elemen masyarakat yang telah menyukseskan proses demokrasi di tingkat desa.
Kepada para Geuchik yang baru dilantik, Surya menekankan pentingnya perubahan paradigma kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa pascapelantikan, tidak boleh ada lagi sekat-sekat kelompok atau tim sukses di tengah masyarakat.
Hari ini Anda resmi menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat, menjadi orang tua di gampong. Tidak ada lagi istilah kelompok-kelompok atau tim sukses. Rangkul semua pihak demi kemajuan desa, tegas Surya Phachta.
Sebagai pejabat negara yang menerima penghasilan dari negara, para Geuchik diingatkan akan tanggung jawab moral dan hukum yang melekat. Surya meminta para pemimpin desa tersebut untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dan tidak meninggalkan gampong dalam waktu lama tanpa alasan yang jelas.
Selain itu, stabilitas desa menjadi poin krusial yang digarisbawahi. Kerja sama yang harmonis antara Geuchik, perangkat gampong, dan Tuha Peut (Badan Permusyawaratan Desa) dianggap sebagai kunci sukses pembangunan.
Jalin komunikasi yang efektif dan harmonis. Jangan sampai gampong terpecah belah. Jaga stabilitas, karena jabatan Anda dilindungi oleh undang-undang selama dijalankan sesuai prosedur, tambahnya.

Terkait pengelolaan keuangan, Surya menyinggung estimasi anggaran gampong ke depan yang diprediksi mencapai kisaran Rp300 juta per desa. Ia meminta agar anggaran tersebut diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat luas dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi.
Pergunakan anggaran tersebut sebaik-baiknya. Pastikan penggunaannya sesuai dengan koridor undang-undang dan qanun yang berlaku. Lanjutkan perjuangan Geuchik terdahulu dan bawa perubahan yang lebih baik agar menjadi pemimpin yang amanah serta bermartabat, tutupnya.
Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari unsur Muspika Syamtalira Aron serta sesi foto bersama dengan para tokoh agama dan masyarakat yang hadir.









