BANDA ACEH | Provinsi Aceh kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Aceh berhasil menembus jajaran lima besar dalam Indeks Wakaf Nasional (IWN) tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti konkret keberhasilan penguatan tata kelola perwakafan di Serambi Mekkah, yang mencakup aspek kelembagaan, pembinaan nazhir, pengamanan aset, hingga pengembangan wakaf produktif.
Pengumuman hasil IWN 2026 ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang digelar secara daring pada 15–16 Juli 2026. Rakernas yang mengusung tema “Wakaf Berdampak dan Berkelanjutan” tersebut diikuti oleh pengurus BWI dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.
Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Aceh yang juga Sekretaris BWI Perwakilan Aceh, Dr. H. Zulfikar, S.Ag., M.Ag., menyampaikan rasa syukur atas prestasi tersebut.
“Alhamdulillah, Aceh meraih peringkat ke-5 Indeks Wakaf Nasional 2026. Ini merupakan kabar yang sangat membanggakan sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola wakaf di Aceh ke depan,” ujar Zulfikar usai mengikuti kegiatan Rakernas, Kamis (16/7/2026).
Senada dengan itu, Ketua BWI Perwakilan Aceh, Prof. Dr. H. Fauzi Saleh, Lc., M.A., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi. Menurutnya, capaian ini adalah buah dari kerja kolaboratif antara pengurus BWI, Kementerian Agama, Badan Pertanahan Nasional (BPN), pemerintah daerah, para nazhir, akademisi, serta seluruh mitra terkait.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus berkolaborasi dalam memperkuat ekosistem perwakafan di Aceh,” ungkap Prof. Fauzi.
Lebih lanjut, Prof. Fauzi menekankan bahwa raihan ini akan menjadi pemacu bagi BWI Aceh untuk terus melakukan berbagai langkah strategis. Ke depan, fokus akan diarahkan pada penguatan pembinaan nazhir, percepatan sertifikasi aset wakaf, penguatan kelembagaan, serta pengembangan wakaf produktif agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat luas.
Pihaknya berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat guna meningkatkan posisi Aceh dalam Indeks Wakaf Nasional pada tahun-tahun mendatang, sekaligus mengukuhkan Aceh sebagai salah satu daerah dengan tata kelola wakaf terbaik di Indonesia. []









