Surabaya – Dua mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) sukses mencuri perhatian di kancah nasional. Mereka berhasil menyabet gelar juara pertama di ajang bergengsi National Welding Competition (NWC) 2026 yang digelar di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) pada 13–17 Juli 2026.
Dua mahasiswa dari Jurusan Teknik Mesin (JTM) Program Studi Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi (TRPF) tersebut sukses mengungguli peserta dari berbagai politeknik di seluruh Indonesia.
Siapa saja mereka?
Pertama, ada Dicka Ipansyah yang keluar sebagai Juara I untuk Level Competent Kategori SMAW Pipe 6G. Menyusul kesuksesan tersebut, Irfan Akbar juga berhasil membawa pulang Juara I untuk Level Advance Kategori SMAW Plate 3G.
Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian gemilang mahasiswanya. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi di PNL memiliki standar kompetensi yang mumpuni dan berdaya saing tinggi.
“Prestasi ini kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika PNL. Keberhasilan Dicka dan Irfan membuktikan bahwa mahasiswa vokasi kita mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” ujar Rizal dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).
Senada dengan Direktur, Ketua Jurusan Teknik Mesin PNL, Hamdani, menyebut kesuksesan ini adalah hasil dari sinkronisasi kurikulum yang tepat dengan kebutuhan industri.
“Ini bukan sekadar lomba, tapi tolok ukur kualitas pendidikan kita. Kurikulum dan fasilitas praktik di Jurusan Teknik Mesin sudah selaras dengan standar industri,” tegas Hamdani.
Sementara itu, dosen pendamping H. Adi Saputra Ismy memuji ketangguhan mental dan kedisiplinan mahasiswanya selama masa persiapan. Ia menyebut, para mahasiswa tersebut berhasil menunjukkan standar pengelasan yang presisi dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Sebagai informasi, NWC merupakan ajang tahunan yang menjadi barometer kompetensi pengelasan bagi mahasiswa vokasi di Indonesia. Ajang ini menguji ketelitian, efisiensi, serta penguasaan teknik pengelasan sesuai standar industri yang ketat.
Dengan raihan dua gelar juara utama ini, PNL semakin mengukuhkan posisinya sebagai pencetak lulusan vokasi yang kompetitif dan siap terjun langsung ke dunia industri nasional maupun global.









