Jakarta – PT Sucofindo (Persero) resmi menggandeng Korea Research Institute on Climate Change (KRIC) untuk memperkuat kerja sama internasional dalam mitigasi perubahan iklim. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Inception Meeting Plan untuk proyek Indonesia ODA yang berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2026.
Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Sandry Pasambuna, hadir langsung untuk memaparkan visi kolaborasi ini. Dalam kesempatan yang sama, Presiden KRIC, Byung Soo Choi, turut hadir untuk menegaskan komitmen kemitraan kedua belah pihak.
Dalam inisiatif ini, Sucofindo bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan internasional, di antaranya Korean Foundation for Quality (KFQ), Korean Standards Association (KSA), dan Beyond Net Zero (BNZ).
Kolaborasi ini menitikberatkan pada sejumlah poin strategis, yaitu:
Penguatan Verifikasi Emisi: Fokus pada penguatan verifikasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta pengembangan pasar karbon yang kredibel.
Implementasi Perjanjian Paris: Proyek ini menjadi langkah nyata dalam mengimplementasikan Pasal 6 Perjanjian Paris, guna membuka peluang bagi Indonesia untuk mempercepat aksi iklim nasional melalui kerja sama internasional.
Transfer Pengetahuan: Memfasilitasi pertukaran keahlian teknis antara Indonesia dan Republik Korea.
Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang berkontribusi signifikan terhadap tata kelola iklim yang lebih baik, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi rendah karbon di Indonesia.








