Madrid – Spanyol kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam misi kemanusiaan. Sebanyak 101 warga Palestina yang dievakuasi langsung dari Jalur Gaza, dilaporkan telah tiba dengan selamat di Spanyol.
Rombongan tersebut sebagian besar terdiri atas anak-anak yang memerlukan perawatan medis darurat beserta anggota keluarga yang mendampingi mereka.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, menegaskan bahwa langkah pemerintahannya menerima gelombang pengungsi ini bukan sekadar kebijakan politik, melainkan sebuah keharusan mendasar.
“Memberikan perlindungan dan layanan kesehatan kepada warga sipil yang terdampak konflik adalah kewajiban moral yang harus dijalankan,” ujar Sánchez, dikutip dari Reuters, Senin (27/7/2026).
Selain memberikan perawatan medis, Sánchez juga menyampaikan asa agar para warga Palestina ini nantinya dapat kembali ke tanah air mereka dengan aman apabila situasi di kawasan tersebut sudah kondusif dan damai. Menurutnya, hak untuk hidup tenang di kampung halaman sendiri wajib dihormati.
Kedatangan 101 warga Palestina ini tercatat sebagai gelombang evakuasi keenam yang sukses dijalankan oleh pemerintah Spanyol sejak eskalasi konflik di Gaza memanas.
Langkah konsisten ini mempertegas posisi Spanyol di kancah internasional sebagai salah satu negara di Eropa yang paling vokal dan aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan, menyediakan fasilitas kesehatan bagi korban perang, serta mendesak perlindungan warga sipil sesuai dengan hukum humaniter internasional.








