Banda Aceh – Viralnya sosok Gubernur Aceh yang dikenal dekat dengan rakyat, Mualem, dalam beberapa hari terakhir justru memunculkan berbagai tudingan dan spekulasi di ruang publik. Sejumlah komentar menyeruak di jagat maya, mulai dari dugaan fitnah, anggapan Aceh masih berduka, hingga isu bahwa Mualem menikah lagi. Menanggapi hal itu, tokoh muda Aceh, Suryadi Djamil, meminta masyarakat tetap menjaga adab dan tidak terburu-buru menghakimi.
Menurut Suryadi, apabila benar Mualem menikah lagi, hal tersebut bukanlah kesalahan sebagaimana digambarkan sebagian netizen. Pernikahan, katanya, adalah perkara halal dalam agama, bukan aib. “Justru tidak menikah dan kemudian timbul fitnah, itulah yang lebih berbahaya. Dalam Islam, pernikahan adalah ibadah, bukan dosa,” ujarnya dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa apa pun keputusan pribadi Mualem selama tidak melanggar syariat, tidak menimbulkan zina, dan tidak merugikan pihak mana pun, seharusnya tidak menjadi bahan cercaan. Suryadi juga menilai isu viral yang menyeret kehidupan pribadi Mualem menunjukkan betapa besar pengaruh dan perhatian publik terhadap sang pemimpin Aceh tersebut. “Banyak ulama dan tokoh Islam beristri lebih dari satu, dan itu bukan masalah. Viral karena Mualem bukan sosok biasa,” katanya.
Suryadi menambahkan bahwa yang lebih penting bagi masyarakat Aceh adalah memastikan pemimpinnya berlaku adil dalam rumah tangga sekaligus adil dalam memimpin daerah. Ia meminta publik untuk menahan diri dari prasangka dan fitnah serta menyerahkan persoalan pribadi tersebut sepenuhnya kepada Mualem dan keluarganya.
“Biarkan beliau menjawab isu ini dengan kinerja, bukan dengan perdebatan. Diamnya Mualem adalah bentuk kesabaran. Hanya Allah yang mengetahui niat baik seseorang,” tegasnya.
Mengakhiri pernyataannya, Suryadi Djamil mengajak masyarakat Aceh agar menjaga persatuan, memperkuat kedamaian, dan menghindari ucapan yang dapat memecah belah. “Jaga adab, jaga lisan, dan jaga persatuan Aceh. Salam damai, NKRI harga mati. Merdeka, merdeka, merdeka!” ujarnya









