BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas dukungan dana kemasyarakatan yang diperuntukkan bagi pembelian sapi meugang di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.
Bantuan tersebut disalurkan melalui mekanisme transfer dari Presiden melalui Sekretariat Presiden kepada 19 kabupaten/kota dengan total nilai Rp72.750.000.000. Dana itu telah ditransfer pada Selasa (10/2) dan masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing pemerintah daerah.
Fadhlullah mengatakan, dukungan tersebut merupakan respons atas permohonan Pemerintah Aceh guna membantu masyarakat yang terdampak bencana, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
“Alhamdulillah, permohonan Pemerintah Aceh dan masyarakat untuk bantuan daging sapi meugang telah disetujui Presiden. Dananya sudah ditransfer hari ini. Kami atas nama Pemerintah dan seluruh rakyat Aceh menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden,” ujar Fadhlullah, Selasa malam.
Ia menegaskan, para bupati dan wali kota diminta segera merealisasikan pembelian sapi sesuai dengan alokasi anggaran yang telah diterima. Proses distribusi daging kepada masyarakat juga harus dilakukan secara tertib, merata, dan tepat sasaran, dengan memprioritaskan warga terdampak bencana serta masyarakat yang masih berada di pengungsian.
Pemerintah Aceh menargetkan penyaluran bantuan tersebut dapat rampung paling lambat satu hari sebelum Ramadhan 1447 Hijriah, sehingga masyarakat dapat menyambut tradisi meugang dengan lebih baik di tengah situasi pemulihan pascabencana.
Selain itu, pemerintah kabupaten/kota diwajibkan menyampaikan laporan realisasi bantuan kepada Biro Isra Sekretariat Daerah Aceh, disertai dokumentasi berupa foto atau video kegiatan. Laporan tersebut harus diserahkan paling lambat tiga hari setelah Ramadhan untuk diteruskan kepada Presiden.
Adapun 19 daerah penerima bantuan meliputi Kota Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, Kota Langsa, Aceh Utara, Aceh Barat, Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Kota Subulussalam, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Selatan, serta Simeulue. Khusus Simeulue, selain terdampak bencana hidrometeorologi, wilayah tersebut juga mengalami gempa bumi yang menyebabkan sejumlah kerusakan.
Pemerintah Aceh berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu warga yang terdampak bencana, terutama dalam menyongsong tradisi meugang dan bulan suci Ramadhan.









