Gayo Lues | Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, dr. Nevi Rizal, M.Kes., M.H., menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah dan masyarakat Aceh menyusul viralnya konten media sosial yang menampilkan gaya hidup mewah anaknya.
Konten tersebut menuai kecaman publik karena dinilai tidak mencerminkan empati terhadap kondisi masyarakat Gayo Lues yang sedang dalam proses pemulihan pascabencana banjir.
Dalam keterangannya yang di lansir dari Dialeksis melalui sambungan langsung pada Rabu, 22 Juli 2026, Nevi mengaku menyesali perilaku anaknya dan menyatakan tidak mengetahui aktivitas media sosial yang kemudian menjadi sorotan publik tersebut. “Yang pertama, saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya, baik kepada masyarakat dan pemerintah, atas kelakuan anak kami. Saya tidak tahu dia memiliki medsos TikTok. Memang itu kesalahan dia,” kata Nevi.
Konten yang viral di media sosial memperlihatkan sejumlah unggahan yang dikaitkan dengan gaya hidup mewah, termasuk perjalanan ke luar negeri, kendaraan, hingga unggahan yang menampilkan stok BBM di rumahnya, yang kemudian memicu berbagai reaksi dari masyarakat dan warganet.
Menanggapi hal tersebut, Nevi memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak ikut serta dalam rombongan umrah saat bencana, dan kunjungan ke Korea sebenarnya sudah lama serta dalam rangka berobat mata salah satu keluarga.
Terkait postingan pembelian mobil, ia menjelaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan janji yang diberikan kepada anaknya sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik jika lulus di Fakultas Kedokteran Gigi reguler, namun sampai sekarang realisasinya belum ada.
Sementara mengenai unggahan deretan jerigen berisi BBM di rumahnya, Nevi menyebut hal itu merupakan kesalahpahaman karena saat ia menjabat sebagai Plt. Sekretaris Daerah Gayo Lues, Pemkab pernah membeli minyak dari Pemerintah Aceh Besar yang diperuntukkan bagi operasional tim penanggulangan bencana.
Kendati permohonan maaf dan klarifikasi telah disampaikan, unggahan berita ini di media sosial tetap dibanjiri oleh komentar pedas dari warganet. Salah satunya datang dari akun @Caranx_ignobilis yang menuliskan, “Gak bisa sekedar minta maaf, copot jabatannya!”, serta komentar dari akun @Taufiq Anek Mak 2 yang menyindir, “KPK, mohon singgah-singgah lah ke rumah bapak tersebut. Dari jeregen minyak di rumah banyak banget, mungkin bisa tolong isi minyak mobil.”








