ACEH UTARA– Setelah melakukan upaya pencarian selama tujuh hari, tim SAR resmi menghentikan operasi pencarian terhadap Muhammad Ilham (17), remaja asal Gampong Meunasah Rayeuk LB yang hilang di kawasan wisata Air Terjun Tujuh Bidadari.
Humas Satgas SAR Aceh, M. Zulfan, menyatakan penghentian operasi ini mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) setelah penyisiran dilakukan hingga radius 10 kilometer dari lokasi penemuan korban pertama, Muhammad Dzuhdi (19), yang ditemukan meninggal dunia pada 27 Juni 2026.
Kendati pencarian fisik dihentikan, pihak SAR memastikan akan terus memantau lokasi tersebut. “Sementara pencarian kita tutup. Namun tetap dipantau. Apabila ada tanda-tanda keberadaan korban, kami akan turun kembali untuk melakukan pencarian,” tegas Zulfan, Selasa (30/6/2026).
Di tengah duka ini, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berwisata, khususnya di area dengan medan ekstrem, dan menghindari bepergian sendiri. Pengelola tempat wisata juga diminta secara tegas untuk melengkapi lokasi mereka dengan sarana pengamanan yang memadai guna menjamin keselamatan pengunjung.








