SAMARINDA – Video yang memperlihatkan bendera Borneo Raya dan sejumlah spanduk bernada protes terbentang di sebuah dinding di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, viral di media sosial TikTok.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok Mahasiswa Melawan dan mendapat perhatian ribuan pengguna. Dalam unggahan itu terlihat sejumlah kain dan spanduk dipasang pada dinding pembatas sebuah bangunan yang berada di kawasan perkotaan Samarinda.
Salah satu spanduk berisi tulisan bernada kritik terhadap kondisi pemerintahan dan ketidakadilan yang dirasakan masyarakat. Sementara itu, bendera dengan corak yang disebut sebagai Borneo Raya juga terlihat terbentang di lokasi yang sama.
Dalam keterangan videonya, akun tersebut menyebut pemasangan bendera dan spanduk itu bukan sekadar aksi simbolik, melainkan bentuk penyampaian keresahan masyarakat.
“Bendera Borneo Raya dan spanduk bernada protes telah terbentang lebar di dinding ployer Samarinda, Kalimantan Timur,” tulis akun Mahasiswa Melawan dalam unggahannya.
Akun tersebut juga menuliskan bahwa ruang publik kembali menjadi tempat untuk menyampaikan suara masyarakat ketika aspirasi dianggap tidak cukup hanya disampaikan secara lisan.
“Di baliknya, tersimpan pesan keresahan dan kritik atas ketidakadilan yang dirasakan masyarakat terhadap pemerintahan,” tulisnya.
Unggahan itu kemudian ramai mendapat respons warganet. Dalam tangkapan layar yang beredar, video tersebut telah memperoleh ribuan tanda suka, komentar, penyimpanan, dan dibagikan ratusan kali.
Meski demikian, hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun pihak terkait mengenai pemasangan bendera dan spanduk tersebut.
Viralnya video ini menunjukkan bahwa isu yang disampaikan melalui aksi tersebut mendapat perhatian luas di media sosial. Namun, makna, tuntutan, serta pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan atribut tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait.








