Aceh Utara – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Aceh Utara meminta seluruh operator telekomunikasi meningkatkan kualitas layanan jaringan seluler menjelang malam penutupan Milad Samudera Pasai ke-800 yang dipusatkan di Lapangan Landing, Kecamatan Samudera.
Permintaan itu disampaikan menyusul tingginya antusiasme masyarakat yang diperkirakan kembali memadati lokasi perayaan pada malam puncak kegiatan.
Selama beberapa hari pelaksanaan Milad Samudera Pasai, sejumlah pengunjung mengeluhkan gangguan akses komunikasi dan internet. Kepadatan pengunjung menyebabkan trafik jaringan meningkat sehingga kualitas layanan seluler di sejumlah titik mengalami penurunan.
Kondisi serupa juga terjadi saat tausiah akbar yang menghadirkan penceramah nasional Ustaz Habibi An-Nawawi di Lapangan Kantor Bupati Aceh Utara. Banyak pengunjung mengaku kesulitan melakukan panggilan telepon, mengirim pesan, hingga mengakses internet akibat padatnya penggunaan jaringan secara bersamaan.
Diskominfo Aceh Utara berharap para operator telekomunikasi dapat melakukan langkah antisipatif dengan mengoptimalkan kapasitas jaringan di sekitar lokasi kegiatan.
“Kami berharap dukungan dari seluruh mitra operator agar kualitas layanan komunikasi tetap terjaga selama malam penutupan berlangsung. Kelancaran akses telekomunikasi menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamanan dan keamanan masyarakat yang mengikuti kegiatan,” demikian disampaikan oleh Nanda Imanda, ST., M.Kom., Kepala Bidang E-Government Diskominfo Aceh Utara pada, Sabtu 12 September 2026.
Selain berkoordinasi dengan operator telekomunikasi, Diskominfo Aceh Utara juga menyediakan layanan internet gratis bagi masyarakat selama berlangsungnya Milad Samudera Pasai ke-800.
Nanda Imanda, menambahkan bahwa perlambatan akses internet yang terjadi di lokasi kegiatan disebabkan meningkatnya jumlah pengguna dalam waktu bersamaan.
“Selama kegiatan berlangsung terjadi lonjakan penggunaan layanan data dan komunikasi. Hal itu menyebabkan jaringan menjadi padat sehingga akses internet dan seluler di beberapa titik terasa lebih lambat dari biasanya,” kata Nanda.
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi akibat kepadatan trafik jaringan atau network congestion yang melebihi kapasitas layanan yang tersedia. Selain itu, kapasitas BTS di kawasan kegiatan juga memiliki keterbatasan.
Ia menyebut mayoritas masyarakat Aceh Utara menggunakan layanan Telkomsel. Karena itu, Diskominfo telah berkoordinasi dengan pihak Telkomsel melalui PT Telkom guna mencari solusi peningkatan kualitas jaringan selama perayaan berlangsung.
Sebagai langkah dukungan, Diskominfo menyediakan akses WiFi gratis yang dapat dimanfaatkan pengunjung melalui Stand Diskominfo di area pameran Milad Samudera Pasai.
“Layanan internet gratis ini kami siapkan selama kegiatan berlangsung agar masyarakat tetap dapat mengakses informasi dan berkomunikasi dengan lancar. Warga sekitar lokasi juga dapat memanfaatkannya apabila membutuhkan akses jaringan untuk keperluan penting maupun keadaan darurat,” ujar Nanda.
Milad Samudera Pasai ke-800 menjadi salah satu agenda terbesar Pemerintah Kabupaten Aceh Utara tahun ini. Berbagai kegiatan budaya, religi, pameran pembangunan, dan hiburan rakyat yang digelar setiap hari menarik ribuan pengunjung sehingga kebutuhan terhadap layanan telekomunikasi dan internet ikut meningkat. [Muhammad S]









