ACEH UTARA – Penampilan seorang pelajar dari SMP Swasta Al Fathani menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian ribuan pengunjung pada malam kelima peringatan Milad Samudera Pasai ke-800 Tahun di Lapangan Landeng, Kecamatan Samudera, Jumat (11/9/2026) malam.
Di tengah kemeriahan pertunjukan seni budaya dan hiburan rakyat, pelajar tersebut tampil percaya diri membawakan pidato berbahasa Arab di hadapan masyarakat, tokoh agama, unsur Forkopimda, serta Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE., MM., yang akrab disapa Ayah Wa.
Dengan pelafalan yang fasih dan penyampaian yang lugas, pidato tersebut berhasil memukau para pengunjung. Suara lantang dan penguasaan materi yang baik membuat penampilannya mendapat tepuk tangan meriah dari masyarakat yang memadati arena kegiatan.
Penampilan itu menjadi bukti bahwa generasi muda Aceh Utara tidak hanya mampu melestarikan budaya daerah, tetapi juga memiliki kemampuan dalam bidang keagamaan dan penguasaan bahasa Arab sebagai bahasa yang memiliki hubungan erat dengan sejarah peradaban Islam di Samudera Pasai.
Kehadiran pelajar tersebut di panggung utama Milad Samudera Pasai ke-800 sekaligus menjadi simbol keberlanjutan nilai-nilai Islam yang diwariskan para ulama dan pendiri kerajaan Islam pertama di Nusantara.

Masyarakat yang menyaksikan penampilan tersebut tampak antusias dan memberikan apresiasi tinggi. Banyak pengunjung mengabadikan momen pidato itu menggunakan telepon genggam mereka sebagai bentuk dukungan terhadap bakat generasi muda Aceh Utara.
Perayaan Milad Samudera Pasai ke-800 tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga menjadi panggung bagi lahirnya generasi penerus yang siap menjaga warisan sejarah, agama, dan peradaban Islam di Bumi Pasee.








