LHOKSEUMAWE – Bupati Aceh Utara yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Utara, Dr. Fauzan, S.STP., M.P.A., secara resmi membuka Pertemuan Lintas Program dan Lintas Sektor (LP/LS) dalam Implementasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Mitra Hotel, Lhokseumawe, Kamis (3/9/2026), tersebut dihadiri sejumlah unsur terkait dari lintas program dan lintas sektor bidang kesehatan.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarpogram serta antarsektor dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan primer yang terintegrasi dan berbasis komunitas di Kabupaten Aceh Utara.
Dalam sambutannya, Asisten I Setdakab Aceh Utara, Dr. Fauzan, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, pelayanan kesehatan primer tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak agar setiap program dapat berjalan secara terpadu serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan penguatan koordinasi, penyamaan persepsi, serta langkah-langkah strategis dalam mendukung implementasi pelayanan kesehatan primer di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Nurzahri, SKM., M.K.M., mengatakan pelayanan kesehatan primer tidak dapat dilaksanakan oleh sektor kesehatan semata. Diperlukan keterlibatan berbagai program, sektor, dan masyarakat agar upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, hingga pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara terpadu dan berkesinambungan.
“Pelayanan kesehatan primer membutuhkan keterlibatan berbagai program, sektor, serta masyarakat. Karena itu, koordinasi dan kolaborasi harus terus diperkuat agar pelayanan kesehatan dapat dilaksanakan secara terpadu, efektif, dan berkesinambungan,” ujar Nurzahri.
Menurut Nurzahri, pertemuan lintas program dan lintas sektor tersebut juga menjadi momentum penting untuk menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan program kesehatan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah kerja.
Ia menambahkan, sinergi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat peran masing-masing pihak dalam mengidentifikasi berbagai persoalan dan hambatan pelayanan kesehatan, sekaligus mencari solusi serta menyusun tindak lanjut secara bersama-sama.
“Kami berharap melalui pertemuan ini terbangun komitmen dan sinergi yang lebih kuat antara Puskesmas, lintas program, lintas sektor, dan masyarakat. Dengan kerja bersama, berbagai permasalahan kesehatan di lapangan dapat kita identifikasi dan tindak lanjuti sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing,” katanya.
Nurzahri juga menekankan pentingnya meningkatkan peran serta lintas sektor dan masyarakat dalam mendukung berbagai upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Aceh Utara.
“Kolaborasi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang lebih efektif, merata, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Aceh Utara,” Pungkasnya.









