LHOKSEUMAWE – Keluhan masyarakat terkait aktivitas sekelompok remaja yang dinilai meresahkan di kawasan Keude Cunda, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, langsung direspons Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe.
Saat menerima informasi tersebut, tim yang sedang melakukan patroli bergerak menuju lokasi pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Petugas kemudian melakukan penertiban terhadap kelompok remaja yang berada di kawasan tersebut.
Dari kegiatan itu, polisi mengamankan tujuh unit sepeda motor. Kendaraan tersebut selanjutnya dibawa ke Pos Lantas Cunda untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan.
Para remaja yang berada di lokasi juga diberikan arahan dan pembinaan. Polisi mengingatkan mereka agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum, membahayakan keselamatan maupun menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. melalui Tim Star Reborn IPDA Fery
mengatakan, patroli tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi kenakalan remaja sekaligus merespons laporan warga.
“Ketika ada laporan masyarakat, kami langsung turun ke lokasi. Upaya ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan masyarakat tetap merasa aman,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan terhadap remaja dilakukan secara terukur dengan mengedepankan pembinaan. Polisi tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga memberikan pemahaman kepada para remaja mengenai dampak dari aktivitas yang dapat mengarah pada gangguan kamtibmas.
Keberadaan Tim Star Reborn di sejumlah titik rawan juga diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan terhadap aksi balap liar, tawuran maupun bentuk kenakalan remaja lainnya yang berpotensi terjadi pada malam hari.
Polres Lhokseumawe mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban.
“Peran masyarakat dan orang tua sangat penting. Kami mengajak bersama-sama mengawasi aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari, agar tidak terjerumus pada kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.








