BANDA ACEH | Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, H. Nazarudin atau yang akrab disapa Dek Gam, memberikan rapor hijau bagi kinerja jajaran Polda Aceh dalam mengawal pengamanan arus mudik Lebaran serta pemulihan situasi pasca-bencana di wilayah Aceh.
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) ini menilai, kesiapsiagaan aparat kepolisian tahun ini jauh lebih matang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan sekadar angka, melainkan dirasakan langsung oleh masyarakat yang merasa tenang saat pulang kampung.
Dek Gam memberikan perhatian khusus pada titik-titik yang biasanya menjadi langganan macet atau wilayah yang sempat terdampak bencana alam, seperti kawasan Jembatan Kutablang.
“Alhamdulillah, pantauan kami di lapangan menunjukkan situasi sangat kondusif. Arus lalu lintas lancar, termasuk di wilayah-wilayah yang kemarin sempat dihantam banjir. Ini artinya koordinasi dan penempatan personel di titik strategis berjalan sangat efektif,” tegas Dek Gam, Selasa (24/3/2026).
Ia menambahkan bahwa indikator keberhasilan paling nyata adalah:
- Menurunnya angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan.
- Respon cepat aparat dalam menangani hambatan di jalur mudik.
- Rasa aman masyarakat yang meningkat saat merayakan Idulfitri di tengah kondisi pasca-bencana.
Politisi asal Aceh ini mengaku bangga atas dedikasi para personel di lapangan yang tetap bekerja maksimal meski di tengah suasana hari raya. Baginya, kehadiran polisi di tengah masyarakat memberikan rasa bahagia tersendiri bagi warga yang sedang merayakan kemenangan.
“Berkat kerja keras kawan-kawan di Polda Aceh, suasana Lebaran tahun ini benar-benar terasa aman dan nyaman. Ini yang harus kita syukuri dan apresiasi setinggi-tingginya,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Dek Gam meminta agar performa apik ini tidak kendur pasca-Operasi Ketupat berakhir. Ia mendorong Polda Aceh untuk terus mempertahankan standar pelayanan dan pengamanan yang tinggi demi menjaga stabilitas keamanan di Aceh secara berkelanjutan.
“Kinerja seperti ini harus konsisten. Rakyat butuh kehadiran negara lewat aparatnya, dan Polda Aceh sudah menunjukkan itu dengan sangat baik,” pungkasnya.









