Jakarta | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk mengusulkan menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXII Tahun 2027.
“Alhamdulillah, dalam rapat bersama Bapak Wakil Gubernur yang juga dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Direktur Penerangan Agama Islam, disampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta insya Allah siap menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke-32 tahun 2027,” ujar Adib. Rabu. (03/06/2026)
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ Nasional di Jakarta akan menjadi momentum yang sangat strategis karena bertepatan dengan peringatan lima abad Kota Jakarta. Oleh karena itu, Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta bersama LPTQ DKI Jakarta siap mendukung penuh proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami dari Kanwil Kementerian Agama bersama LPTQ DKI Jakarta siap memberikan dukungan dan menjadi bagian dari panitia daerah. Koordinasi secara intensif akan terus dilakukan sejak sekarang untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan,” katanya.
Adib menjelaskan, apabila penetapan resmi sebagai tuan rumah telah ditetapkan oleh Menteri Agama, berbagai langkah persiapan akan segera dilakukan, mulai dari penyambutan peserta, kesiapan sarana dan prasarana, hingga sosialisasi kepada masyarakat.
“Kita akan menggalang seluruh potensi yang ada, baik dari unsur pemerintah, lembaga keagamaan maupun masyarakat. Persiapan harus dilakukan sejak dini agar penyelenggaraan MTQ Nasional dapat berjalan dengan sukses dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta dari berbagai provinsi,” ujarnya.
Selain itu, Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta juga akan melibatkan LPTQ, lembaga keagamaan, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk menyukseskan penyelenggaraan MTQ Nasional.
Adib menambahkan bahwa terdapat usulan menarik dari Wakil Gubernur DKI Jakarta agar penyelenggaraan MTQ Nasional 2027 dapat dikembangkan menjadi ajang yang lebih besar dengan melibatkan peserta dari berbagai negara.
“Bahkan tadi ada usulan agar kegiatan ini dapat dikembangkan menjadi MTQ Nasional Plus Internasional, sehingga gaung syiar Al-Quran semakin luas dan dapat melibatkan negara-negara muslim lainnya,” ungkapnya.
Menurut Adib, apabila Jakarta ditetapkan sebagai tuan rumah, penyelenggaraan MTQ Nasional XXXII akan menjadi sejarah baru bagi DKI Jakarta karena untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah ajang MTQ tingkat nasional.
Ia berharap pelaksanaan MTQ Nasional 2027 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Al-Quran serta memperkenalkan Jakarta sebagai kota global yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan.
“Harapannya MTQ Nasional di Jakarta akan semakin semarak karena dilaksanakan di ibukota negara sekaligus bertepatan dengan peringatan lima abad Jakarta. Ini akan menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Al-Quran serta memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.









