Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
No Result
View All Result
Subscribe
Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
No Result
View All Result
Genta Post
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini
Abdul Halim Dituding Gelapkan Dana Organisasi, Bendahara PWI Aceh Utara Ungkap Fakta Mengejutkan

Abdul Halim Dituding Gelapkan Dana Organisasi, Bendahara PWI Aceh Utara Ungkap Fakta Mengejutkan

Redaksi by Redaksi
5 Februari 2026
in News, Peristiwa
0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Aceh Utara – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Utara ke-VIII yang digelar pada Senin (2/2/2026) berlangsung ricuh dan terpaksa ditunda. Kericuhan pecah setelah mayoritas peserta menolak Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua PWI Aceh Utara periode 2023–2026, Abdul Halim, yang dinilai sarat kejanggalan dan diduga direkayasa.

Bendahara PWI Aceh Utara, Firman Fadil, bersama mantan Sekretaris PWI Aceh Utara, Said Agil, kemudian angkat bicara. Keduanya mengungkap sejumlah dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan keuangan organisasi selama kepemimpinan Abdul Halim.

Firman Fadil mengaku pernah mendapat tekanan untuk menyusun LPJ yang tidak sesuai dengan kondisi keuangan sebenarnya. Ia menegaskan keberatan karena hal tersebut menyangkut integritas dan kredibilitas organisasi.

Konten Terkait

Pencarian Remaja Hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari Resmi Dihentikan, Tim SAR Tetap Siaga

Pencarian Remaja Hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari Resmi Dihentikan, Tim SAR Tetap Siaga

2 Juli 2026
MUI Siapkan Usulan Sanksi Hukum untuk LGBT ke DPR RI

MUI Siapkan Usulan Sanksi Hukum untuk LGBT ke DPR RI

2 Juli 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup, PT PIM Tanam 2.000 Pohon hingga Transplantasi Karang

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PT PIM Tanam 2.000 Pohon hingga Transplantasi Karang

2 Juli 2026
Bupati Aceh Utara Terima Bantuan Ekskavator dari KKP untuk Pulihkan Infrastruktur Perikanan

Bupati Aceh Utara Terima Bantuan Ekskavator dari KKP untuk Pulihkan Infrastruktur Perikanan

2 Juli 2026

“Saya pernah diminta menyusun LPJ yang tidak mencerminkan realitas keuangan. Sebagai bendahara, saya keberatan karena ini menyangkut integritas organisasi,” ujar Fadil kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).

Sementara itu, Said Agil mengaku tidak pernah dilibatkan dalam proses administrasi dan keuangan organisasi, meski selama menjabat sekretaris ia mengetahui secara detail aliran dana PWI Aceh Utara. Said bahkan menyebut pengelolaan keuangan organisasi dilakukan secara tertutup, layaknya “harta warisan” yang dikuasai oknum ketua.

Selain persoalan LPJ, Fadil dan Said juga membeberkan dugaan pemotongan bantuan kemanusiaan bagi anggota PWI Aceh Utara saat bencana banjir. Menurut mereka, saat itu PT Perta Arun Gas (PAG) memberikan bantuan sebesar Rp500 ribu per orang bagi anggota terdampak.

“Dana itu dimasukkan ke dalam amplop Rp500 ribu. Namun amplop tersebut dibuka kembali, dan sebagian anggota hanya menerima Rp250 ribu. Sisa dana itu tidak pernah dijelaskan penggunaannya,” ungkap Fadil, yang juga dibenarkan Said dan diamini wartawan senior PWI Aceh Utara, Jufri A. Rahman.

Fadil juga menyoroti dugaan penyimpangan dana pihak ketiga lainnya, yakni dana pokok pikiran (Pokir) anggota dewan yang seharusnya diperuntukkan bagi kegiatan organisasi PWI.

“Dana Pokir itu untuk kepentingan organisasi, bukan pribadi. Namun justru dialihkan menjadi iklan atau pariwara di media milik pribadi Ketua. Ini jelas melanggar etika dan aturan organisasi,” tegasnya.

Ia menyebutkan, nilai dana Pokir yang diterima PWI Aceh Utara setiap tahun mencapai sekitar Rp300 juta, namun dialihkan menjadi belanja iklan dan pariwara di media milik oknum ketua dengan alasan untuk memudahkan proses administrasi.

Tak hanya itu, Fadil dan Said juga mempertanyakan pengangkatan Jefri Tamara sebagai Wakil Ketua PWI Aceh Utara yang disebut merangkap jabatan sebagai sekretaris tanpa Surat Keputusan (SK) resmi dari PWI Provinsi Aceh. Pergantian sekretaris dari Said Agil ke Jefri Tamara disebut dilakukan tanpa rapat pleno organisasi.

“Yang paling aneh, pergantian sekretaris dilakukan tanpa rapat pleno. Jefri Tamara masih menjabat Wakil Ketua, tidak memiliki SK sebagai sekretaris, namun sudah menandatangani berbagai proposal permohonan bantuan ke perusahaan dan lembaga pemerintah. Ini memalukan dan melanggar etika organisasi,” ujar Fadil dan Said.

Fadil menegaskan, sebagai bendahara ia tidak pernah dilibatkan dan tidak pernah melihat SK resmi terkait pengangkatan tersebut.

“Prosesnya tidak diketahui anggota lain. Ini jelas menabrak mekanisme organisasi,” tambahnya.

Atas berbagai dugaan pelanggaran tersebut, sejumlah anggota PWI Aceh Utara dikabarkan telah melaporkan persoalan ini ke PWI Aceh dan PWI Pusat untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan organisasi.

“Kami menuntut agar oknum ketua, Abdul Halim, segera mengembalikan dana Pokir anggota dewan dan dana hibah Pemkab Aceh Utara ke kas PWI. Itu dana organisasi, bukan uang pribadi,” tegas Andriul Syahputra, salah satu anggota PWI Aceh Utara.

Sementara itu, Abdul Halim saat dikonfirmasi pada Rabu malam (4/2/2026) mengakui sebagian tudingan tersebut benar, namun membantah sebagian lainnya.

“Tudingan itu ada yang benar dan ada yang salah,” ujar Halim.

Terkait dana Pokir, Halim menyebut dana tersebut merupakan Pokir pribadinya.

“Dana Pokir itu memang ada, tetapi itu Pokir pribadi saya. Sebagian anggota juga memiliki Pokir pribadi masing-masing,” katanya.

Mengenai dugaan pemotongan bantuan PAG, Halim mengakui pernah melakukannya dan menyebut hal tersebut sebagai kebijakan pimpinan.

Sementara terkait penunjukan Jefri Tamara sebagai sekretaris, Halim mengakui tidak menggelar rapat pleno, namun mengklaim telah menyampaikannya secara lisan kepada Fadil dan Said. (Red)

Tags: Abdul Halim DitudingBendahara PWI Aceh UtaraGelapkan Dana OrganisasiUngkap Fakta Mengejutkan
ShareTweetPin
Previous Post

Polres Lhokseumawe Tetapkan Geuchik Pulo Drien Beukah sebagai Tersangka Korupsi Dana Desa

Next Post

Mukim Jrat Manyang Dorong Penguatan Peran Imum Gampong dan Tuha Peut untuk Pembangunan Aceh Utara

Konten Terkait

Pencarian Remaja Hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari Resmi Dihentikan, Tim SAR Tetap Siaga
News

Pencarian Remaja Hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari Resmi Dihentikan, Tim SAR Tetap Siaga

2 Juli 2026

ACEH UTARA– Setelah melakukan upaya pencarian selama tujuh hari, tim SAR resmi menghentikan operasi...

MUI Siapkan Usulan Sanksi Hukum untuk LGBT ke DPR RI
News

MUI Siapkan Usulan Sanksi Hukum untuk LGBT ke DPR RI

2 Juli 2026

Jakarta | Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Ketum MUI) KH Anwar Iskandar menanggapi pernyataan...

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PT PIM Tanam 2.000 Pohon hingga Transplantasi Karang
News

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PT PIM Tanam 2.000 Pohon hingga Transplantasi Karang

2 Juli 2026

Aceh Utara - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menggelar aksi nyata untuk melestarikan lingkungan...

Bupati Aceh Utara Terima Bantuan Ekskavator dari KKP untuk Pulihkan Infrastruktur Perikanan
News

Bupati Aceh Utara Terima Bantuan Ekskavator dari KKP untuk Pulihkan Infrastruktur Perikanan

2 Juli 2026

Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara menerima bantuan alat berat jenis excavator dari...

Next Post
Mukim Jrat Manyang Dorong Penguatan Peran Imum Gampong dan Tuha Peut untuk Pembangunan Aceh Utara

Mukim Jrat Manyang Dorong Penguatan Peran Imum Gampong dan Tuha Peut untuk Pembangunan Aceh Utara

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.