ACEH UTARA – Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi turun langsung ke Gampong Kubu, Kecamatan Sawang, untuk melihat kondisi rumah warga yang rusak setelah diterjang banjir bandang.
Tarmizi mendatangi lokasi pada Rabu (30/9/2026). Selain mengecek kerusakan, dia turut menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada keluarga yang terdampak bencana.
Rumah yang terdampak merupakan milik Antikah. Bangunan tersebut dihuni dua orang dan mengalami kerusakan pada bagian pondasi. Derasnya arus banjir membuat pondasi rumah patah hingga sebagian struktur bangunan mengalami longsor.
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi warga dan memastikan pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” kata Tarmizi saat berada di lokasi.
Menurut Tarmizi, penanganan warga terdampak bencana membutuhkan koordinasi lintas pihak. Pemkab Aceh Utara, kata dia, akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, perangkat gampong dan instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Dalam kunjungan itu, Tarmizi menyerahkan bantuan darurat berupa beras, telur, mi instan dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
“Bantuan ini memang sifatnya darurat, tetapi kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga untuk sementara waktu,” ujarnya.
Tarmizi juga mengingatkan warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tidak mengabaikan kondisi cuaca dan lingkungan. Hujan dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan risiko luapan sungai, erosi maupun longsor.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama ketika hujan deras. Kalau melihat kondisi yang berpotensi membahayakan, segera sampaikan kepada aparatur gampong atau pihak kecamatan,” jelasnya.
Dia menambahkan Pemkab Aceh Utara akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana selama musim penghujan.
“Mitigasi harus dilakukan bersama. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi agar penanganan dan upaya pencegahan bencana dapat berjalan maksimal,” katanya.
Banjir bandang menerjang Gampong Kubu pada Selasa (29/9) sekitar pukul 22.00 WIB. Arus air yang deras kemudian menggerus bagian bawah rumah warga hingga menyebabkan kerusakan pondasi.









