Aceh Besar – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT Sucofindo (Persero) meresmikan fasilitas sumur air bersih untuk masyarakat di Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar. Langkah nyata ini diambil guna mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih harian sekaligus mengatasi ketimpangan (gap) layanan air di wilayah tersebut.
Berdasarkan data internal, cakupan layanan air bersih di wilayah Aceh Besar saat ini baru menyentuh angka 38 persen. Kondisi ini menuntut adanya akselerasi program pemenuhan fasilitas publik yang merata.
“Kondisi saat ini di Aceh Besar baru 38 persen terlayani. Tentunya dengan masih adanya gap kekurangan air bersih ini menjadi tugas dan bagian dari program PT Sucofindo,” ujar Direktur Komersial PT Sucofindo, Agus Permadi, dalam keterangan resminya.
Agus menambahkan, sebagai bagian dari Danantara, PT Sucofindo berkomitmen penuh untuk mendorong realisasi program-program strategis pemerintah. Fokus utamanya adalah penyediaan infrastruktur dasar yang higienis.
“Kami hadir untuk mendorong program-program pemerintah dalam rangka memenuhi ketersediaan air bersih yang layak dikonsumsi serta memenuhi standar kesehatan bagi masyarakat,” lanjutnya.
Peresmian fasilitas air bersih di Gampong Lambleut ini merupakan tindak lanjut langsung dari kegiatan kick-off pembangunan yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 10 Mei 2026 lalu. Program pembangunan infrastruktur air bersih ini juga menjadi bagian dari agenda besar korporasi dalam menyambut HUT ke-70 PT Sucofindo (Persero), dengan target membangun total 70 titik sumur air bersih di berbagai wilayah di Indonesia.
Di lokasi yang sama, Sekretaris Gampong Lambleut, Mahdi Zakaria, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas bantuan infrastruktur yang diberikan ke desa mereka. Hadirnya sumur bor ini dinilai menjadi solusi konkret bagi persoalan air bersih warga yang selama ini dinantikan.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Sucofindo. Mudah-mudahan fasilitas air bersih dari bantuan sumur bor ini bisa dipergunakan dengan baik oleh seluruh masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,” tutur Mahdi.
Acara peresmian tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran perangkat desa, perwakilan ABPEDNAS, manajemen PT Sucofindo dan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris serta tokoh masyarakat setempat. Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti kerja sama dan uji coba fungsional pancuran air bersih yang disambut antusias oleh warga sekitar.









