NAGAN RAYA — Perjalanan seorang sopir truk asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berakhir tragis di perantauan. Pria berinisial D (22) ditemukan meninggal dunia di dalam truk yang dikemudikannya di Desa Blang Muko, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Kamis (15/1) malam.
Korban ditemukan dalam posisi tergantung di pintu depan sebelah kiri truk jenis UD Truck CKE 250 yang terparkir di pinggir jalan nasional Nagan Raya–Aceh Barat, tepat di depan Masjid Desa Blang Muko. Kejadian tersebut pertama kali diketahui warga sekitar sekitar pukul 20.00 WIB.
Warga yang melihat kondisi mencurigakan pada truk tersebut kemudian melapor kepada Keuchik Desa Blang Muko. Bersama perangkat desa, saksi mendatangi lokasi dan mendapati korban sudah tidak bernyawa di dalam kendaraan.
Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Muhammad Rizal, S.E., S.H., M.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat gantung diri.
“Dugaan sementara mengarah pada gantung diri, namun kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” kata AKP Muhammad Rizal dalam keterangan resminya.
Dari pemeriksaan awal terhadap barang pribadi korban, polisi menemukan rekaman pesan suara di aplikasi WhatsApp yang mengindikasikan adanya pertengkaran antara korban dengan kekasihnya sebelum kejadian. Temuan tersebut saat ini masih didalami penyidik sebagai bagian dari rangkaian penyelidikan.
Korban diketahui berasal dari Desa Wangureja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan keluarga korban terkait penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 23.30 WIB, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Iskandar Muda untuk dilakukan pemeriksaan medis. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan sejumlah barang bukti, serta memintai keterangan saksi.
Polres Nagan Raya mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait peristiwa ini dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada pihak berwenang hingga hasil penyelidikan resmi diumumkan.









