ACEH UTARA, GENTAPOST.COM – Kebakaran menghanguskan empat bilik asrama putra Dayah Terpadu Nurul Islam di Desa Rayek Matang, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Selasa pagi (3/11/2026). Sebanyak 16 santri menempati empat kamar tersebut. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 200 juta.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Meurah Mulia IPDA Mukhlis, S.H., menyampaikan bahwa kebakaran diketahui sekitar pukul 08.50 WIB setelah seorang warga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Menerima laporan itu, Kapolsek langsung memerintahkan personel piket menuju lokasi. Sekitar pukul 09.00 WIB, Mukhlis bersama sejumlah anggota tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Lhokseumawe tiba sekitar pukul 09.20 WIB. Kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyusul tiba pada pukul 09.30 WIB.
Petugas gabungan di bantu warga setempat langsung melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB setelah upaya penanganan di lokasi.
“Setelah api berhasil dipadamkan, ketiga unit mobil pemadam meninggalkan lokasi kejadian,” ujar IPDA Mukhlis
Selanjutnya, sekitar pukul 10.15 WIB, Pawas Polres Lhokseumawe bersama tim identifikasi (Inafis) tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi tempat kejadian perkara.
Empat bilik yang terbakar merupakan asrama putra milik yayasan yang dipimpin Tgk. Subki, S.Ag. Setiap kamar dihuni empat santri sehingga total terdapat 16 santri yang menempati bangunan tersebut.
Sejumlah barang milik santri ikut terbakar, mulai dari tempat tidur, lemari, kitab hingga buku-buku pelajaran.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 200 juta.
IPDA Mukhlis menambahkan bahwa kebakaran dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Personel Polsek Meurah Mulia juga telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan. Selanjutnya, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan empat bilik asrama putra tersebut.









