Aceh Utara | PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menutup Tahun Produksi 2025 dengan kinerja operasional yang tetap positif di tengah tantangan industri pupuk dan petrokimia. Sepanjang tahun, perusahaan mampu menjaga keberlanjutan produksi dan stabilitas operasional pabrik.
Capaian tersebut ditandai dengan kegiatan Pengantongan Akhir Tahun 2025 sekaligus Awal Tahun Produksi 2026 yang digelar pada Rabu (31/12/2025).
Direktur Operasi dan Produksi PIM, Zulyan Imansyah, mengatakan keberhasilan perusahaan melewati 2025 tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh insan PIM. Menurutnya, berbagai keterbatasan yang dihadapi tidak menghambat perusahaan menjalankan perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Di tengah dinamika operasional, PIM tetap mampu menjaga kesinambungan produksi dan menjalankan amanah untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Zulyan dalam keterangannya.
Selama Tahun Produksi 2025, PIM mencatat realisasi produksi urea sebesar 405.863,79 ton atau 89,20 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Produksi NPK mencapai 359.321,05 ton atau 79,85 persen dari RKAP, amonia sebesar 265.165,57 ton atau 87,80 persen, serta hydrogen peroxide (H₂O₂) sebesar 5.929,39 ton atau 84,71 persen dari target.
Manajemen PIM mengapresiasi seluruh karyawan, mulai dari operator, teknisi, tim pemeliharaan hingga unit pendukung yang dinilai konsisten menjaga operasional pabrik tetap aman dan andal. Apresiasi juga disampaikan kepada para pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham, pemerintah pusat dan daerah, mitra usaha, aparat keamanan, hingga masyarakat sekitar wilayah operasional.
Memasuki Tahun Produksi 2026, PIM menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan pabrik melalui perawatan terencana, disiplin keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta penguatan sinergi antarunit kerja.
PIM optimistis kinerja pada 2026 akan lebih baik dan kompetitif. Momentum pengantongan akhir tahun ini disebut menjadi refleksi atas kerja sepanjang 2025 sekaligus penyemangat menghadapi tantangan ke depan.
Sebagai informasi, PT Pupuk Iskandar Muda merupakan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) yang berlokasi di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. PIM mengoperasikan empat pabrik, yakni pabrik urea, amonia, NPK, dan hydrogen peroxide.
Selain melayani kebutuhan industri, PIM juga berperan dalam penyaluran pupuk subsidi. Perusahaan bertanggung jawab menyalurkan pupuk urea subsidi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, serta pupuk NPK subsidi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat guna mendukung kebutuhan petani secara merata dan tepat sasaran.









