Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
  • Advertorial
No Result
View All Result
Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
  • Advertorial
No Result
View All Result
Genta Post
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini
Penanganan Kerusakan PJU di Aceh Utara Terkendala, Sejak di Ambil Alih Dinas Perhubungan

Oplus_131072

Penanganan Kerusakan PJU di Aceh Utara Terkendala, Sejak di Ambil Alih Dinas Perhubungan

Redaksi by Redaksi
9 Februari 2026
in News
0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Aceh Utara | Sejumlah lorong dan jalan utama di Gampong Tanjong Ceungai, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, hingga kini masih diliputi kegelapan. Lampu penerangan jalan umum (PJU) tak kunjung menyala sejak banjir bandang melanda kawasan tersebut pada akhir November 2025 lalu.

Kondisi ini memicu keresahan warga, terlebih di tengah kebijakan pengalihan kewenangan penanganan PJU dari PLN ke Dinas Perhubungan Aceh Utara.
Warga menilai, pengalihan kewenangan tersebut justru memperumit akses layanan publik. Pasalnya, apabila terjadi kerusakan atau pemadaman lampu jalan, masyarakat dikabarkan harus mengajukan permohonan tertulis kepada dinas terkait agar dapat ditangani. Prosedur ini dinilai tidak sejalan dengan semangat pelayanan publik yang cepat, mudah, dan responsif.

Salah seorang warga Gampong Tanjong Ceungai, Falki, menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah mundur dalam pelayanan masyarakat. Ia menilai, di era digital saat ini, pengaduan semestinya dapat dilakukan secara sederhana, cukup melalui pesan singkat atau panggilan telepon.

Konten Terkait

Ayahwa Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada, Bibit Siklon 98B Picu Ancaman Hujan Ekstrem

Ayahwa Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada, Bibit Siklon 98B Picu Ancaman Hujan Ekstrem

27 Oktober 2026
PNL Sosialisasikan Si iLeume untuk Tingkatkan Kinerja Layanan Akademik

PNL Sosialisasikan Si iLeume untuk Tingkatkan Kinerja Layanan Akademik

26 Oktober 2026
Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita

Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita

26 Oktober 2026
Wakili Aceh Utara, Penggerak HAM Gampong Keutapang Lhoksukon Ikuti Musrenbang HAM dan Rakor Nasional Penggerak HAM 2026

Wakili Aceh Utara, Penggerak HAM Gampong Keutapang Lhoksukon Ikuti Musrenbang HAM dan Rakor Nasional Penggerak HAM 2026

26 Oktober 2026

“Kalau benar harus melalui surat-menyurat hanya untuk melaporkan lampu jalan padam, itu sangat naif dan menyulitkan warga. Zaman semakin modern, tapi pelayanannya justru seperti mundur. Harusnya satu pesan WhatsApp atau satu panggilan sudah cukup,” ujarnya kepada wartawan, Selasa. 2/8/2026.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat selama ini taat membayar tagihan listrik setiap bulan. Karena itu, warga merasa berhak mendapatkan fasilitas penerangan jalan yang layak sebagai bagian dari pelayanan negara terhadap masyarakat.

Menurut Falki, jika Dinas Perhubungan Aceh Utara belum siap secara sistem maupun sumber daya untuk menangani PJU secara maksimal, seharusnya kewenangan tersebut dikembalikan kepada PLN sebagaimana sebelumnya. Dengan demikian, penanganan kelistrikan, termasuk lampu jalan, berada dalam satu sistem yang terpadu.

“Kalau memang tidak mampu menangani dengan cepat, lebih baik dikembalikan saja ke PLN. Dulu satu paket, sekarang malah terpecah dan menyulitkan masyarakat,” tegasnya.

Kondisi gelap yang berkepanjangan ini dikhawatirkan berdampak buruk terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Warga mengaku waswas melintas pada malam hari karena minimnya penerangan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminal.

 

[Sejumlah anak-anak saat melewat lorong gelap tanpa penerangan. (Photo : Warga)]
Kekhawatiran tersebut semakin meningkat mengingat bulan suci Ramadhan yang kian dekat. Aktivitas keagamaan warga, seperti salat tarawih dan tadarus, umumnya berlangsung pada malam hari dan membutuhkan penerangan jalan yang memadai.

“Ramadhan sudah di depan mata. Aktivitas malam meningkat, anak-anak, orang tua, semua ke masjid. Kalau jalan gelap, tentu sangat berbahaya,” tambah Falki.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh Utara, T. Cut Ibrahim, saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut membenarkan adanya masa peralihan kewenangan penanganan lampu penerangan jalan dari PLN ke Dinas Perhubungan.

“Ya pak, ini masih dalam masa peralihan penanganan. Tolong disurati saja ya pak,” ujar Cut Ibrahim singkat.

Pernyataan tersebut justru memperkuat kekhawatiran masyarakat terkait rumitnya mekanisme pengaduan yang harus ditempuh. Warga berharap pemerintah daerah segera mengevaluasi kebijakan tersebut agar tidak berujung pada terabaikannya hak dasar masyarakat atas fasilitas umum yang aman dan layak.(Al)

Tags: Berita Aceh UtaraDinas PerhubunganPenanganan Kerusakan PJU di Aceh Utara TerkendalaSejak di Ambil Alih
ShareTweetPin
Previous Post

Rekrutmen Tenaga Ahli dan Staff Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Waste Crisis Center (WCC) KLH/BPLH Tahun 2026

Next Post

Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh Terbitkan Aturan Pembatasan Ponsel di Sekolah

Konten Terkait

Ayahwa Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada, Bibit Siklon 98B Picu Ancaman Hujan Ekstrem
News

Ayahwa Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada, Bibit Siklon 98B Picu Ancaman Hujan Ekstrem

27 Oktober 2026

ACEH UTARA | Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab...

PNL Sosialisasikan Si iLeume untuk Tingkatkan Kinerja Layanan Akademik
News

PNL Sosialisasikan Si iLeume untuk Tingkatkan Kinerja Layanan Akademik

26 Oktober 2026

LHOKSEUMAWE – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pendidikan...

Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita
News

Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita

26 Oktober 2026

LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe mengungkap kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadahan yang...

Wakili Aceh Utara, Penggerak HAM Gampong Keutapang Lhoksukon Ikuti Musrenbang HAM dan Rakor Nasional Penggerak HAM 2026
News

Wakili Aceh Utara, Penggerak HAM Gampong Keutapang Lhoksukon Ikuti Musrenbang HAM dan Rakor Nasional Penggerak HAM 2026

26 Oktober 2026

JAKARTA — Marzuki AR, Penggerak Hak Asasi Manusia (HAM) dari Gampong Keutapang, Kecamatan Lhoksukon,...

Next Post
Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh Terbitkan Aturan Pembatasan Ponsel di Sekolah

Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh Terbitkan Aturan Pembatasan Ponsel di Sekolah

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.