ACEH UTARA, GENTAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus memperkuat upaya pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada 2025. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penyaluran bantuan usaha ekonomi produktif bagi warga terdampak bencana, Jumat (6/11/2026).
Program yang dijalankan melalui Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk membangun kembali sumber penghidupan keluarga. Bantuan yang diberikan berupa modal dukungan usaha sembako serta peralatan mesin jahit.
Penyerahan bantuan telah dilaksanakan pada Kamis (5/11/2026), sebagai bagian dari langkah pemerintah daerah dalam mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat setelah mengalami dampak bencana.
Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, terus mendorong agar penanganan pascabencana tidak hanya berorientasi pada perbaikan sarana dan prasarana, tetapi juga menyentuh pemulihan ekonomi masyarakat hingga tingkat rumah tangga.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah berupaya membuka kembali peluang usaha bagi warga agar mampu memperoleh penghasilan secara mandiri dan tidak terus bergantung pada bantuan sosial.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara, Fakhrul Razi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang kehilangan maupun mengalami penurunan pendapatan akibat bencana.
Menurutnya, jenis bantuan disesuaikan dengan bidang usaha yang dapat dijalankan penerima manfaat, sehingga dukungan yang diberikan memiliki nilai guna dan dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan keluarga.
“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai dengan peruntukannya. Masyarakat penerima bantuan usaha sembako dapat kembali menjalankan aktivitas perdagangan, sementara bantuan mesin jahit diharapkan menjadi peluang untuk membuka maupun mengembangkan usaha di bidang jahit-menjahit,” ungkap Fakhrul Razi.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi juga dari kemampuan penerima manfaat dalam mengelola dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dukungan ekonomi produktif merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang berupaya memulihkan kondisi kehidupan setelah bencana.
Bupati Ayah Wa berharap bantuan tersebut menjadi awal bagi masyarakat terdampak untuk kembali bangkit, produktif, dan memiliki sumber pendapatan yang lebih stabil. Dengan demikian, pemulihan pascabencana dapat berjalan secara menyeluruh, termasuk dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan keluarga.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Sosial berkomitmen untuk terus mendorong berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi warga dalam menghadapi tantangan ke depan. [Advitorial]









