Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
  • Advertorial
No Result
View All Result
Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
  • Advertorial
No Result
View All Result
Genta Post
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini
Pembatasan Pendidikan Perempuan di Afghanistan Dinilai Ancam Kualitas Sekolah

Pembatasan Pendidikan Perempuan di Afghanistan Dinilai Ancam Kualitas Sekolah

Redaksi by Redaksi
12 Agustus 2026
in News
0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Afghanistan – Pembatasan akses pendidikan bagi perempuan di Afghanistan diperkirakan akan semakin melemahkan kualitas pendidikan di negara tersebut. Kebijakan yang membatasi perempuan dan anak perempuan untuk mengenyam pendidikan dinilai dapat berdampak panjang terhadap sistem sekolah.

Seperti dilaporkan Reuters, pembatasan tersebut tidak hanya mengurangi kesempatan perempuan untuk mendapatkan pendidikan, tetapi juga berpotensi mempersempit ketersediaan tenaga pendidik perempuan di Afghanistan.

Kondisi itu menjadi perhatian karena banyak sekolah, khususnya yang melayani siswa perempuan, membutuhkan guru perempuan. Jika generasi perempuan tidak memperoleh pendidikan yang memadai, jumlah calon guru dan tenaga profesional perempuan di masa mendatang juga akan semakin terbatas.

Konten Terkait

Aktivasi 480 SPPG Dimulai 2 Oktober, BGN Ingatkan Waspada Pihak yang Mengaku Calo

Aktivasi 480 SPPG Dimulai 2 Oktober, BGN Ingatkan Waspada Pihak yang Mengaku Calo

1 Oktober 2026
Resmi! Suyudi Ario Seto Dilantik Prabowo sebagai Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

Resmi! Suyudi Ario Seto Dilantik Prabowo sebagai Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

1 Oktober 2026
Tak Ingin Warga Terlewat, Ayahwa Perjuangkan Data Bantuan Bencana ke Pusat

Tak Ingin Warga Terlewat, Ayahwa Perjuangkan Data Bantuan Bencana ke Pusat

1 Oktober 2026
Dibangun Swadaya, Jembatan Bintang Pepara Aceh Tengah Kini Kembali Bisa Dilalui

Dibangun Swadaya, Jembatan Bintang Pepara Aceh Tengah Kini Kembali Bisa Dilalui

1 Oktober 2026

Pembatasan pendidikan bagi perempuan telah menjadi salah satu kebijakan paling kontroversial pemerintahan Taliban sejak kembali berkuasa di Afghanistan pada 2021.

Anak perempuan telah dilarang melanjutkan pendidikan di sekolah menengah, sementara perempuan juga menghadapi pembatasan dalam mengakses pendidikan tinggi.

Dampaknya dinilai tidak berhenti pada perempuan yang kehilangan kesempatan belajar. Sistem pendidikan secara keseluruhan juga berisiko mengalami penurunan kualitas karena semakin sedikit tenaga terdidik yang tersedia untuk mendukung sekolah dan sektor lainnya.

Para pengamat pendidikan memperingatkan bahwa kondisi tersebut dapat menciptakan persoalan jangka panjang bagi Afghanistan. Berkurangnya jumlah perempuan berpendidikan dapat memengaruhi sektor kesehatan, pendidikan, pelayanan publik, serta perekonomian.

Pembatasan pendidikan juga berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan antara laki-laki dan perempuan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat membuat Afghanistan semakin sulit memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil.

Reuters melaporkan, kekhawatiran terhadap kualitas pendidikan muncul di tengah upaya Afghanistan mempertahankan sistem sekolahnya. Tanpa akses pendidikan yang luas bagi seluruh masyarakat, kemampuan negara untuk membangun sumber daya manusia dinilai akan semakin terbatas.

Persoalan tersebut membuat hak perempuan atas pendidikan kembali menjadi sorotan internasional, dengan berbagai pihak menyerukan agar anak perempuan dan perempuan Afghanistan diberikan kembali kesempatan untuk belajar.

Sumber: Reuters
Tags: Ancam Kualitas SekolahPembatasan PendidikanPerempuan di Afghanistan Dinilai
ShareTweetPin
Previous Post

Bank Aceh Buka Rekrutmen Officer Development Program, Tiga Posisi Dibutuhkan

Next Post

Kadis Pendidikan Aceh Murtalamuddin Dorong Pelayanan Pendidikan Makin Berkualitas

Konten Terkait

Aktivasi 480 SPPG Dimulai 2 Oktober, BGN Ingatkan Waspada Pihak yang Mengaku Calo
News

Aktivasi 480 SPPG Dimulai 2 Oktober, BGN Ingatkan Waspada Pihak yang Mengaku Calo

1 Oktober 2026

Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa proses penentuan dan aktivasi Satuan Pelayanan...

Resmi! Suyudi Ario Seto Dilantik Prabowo sebagai Kapolri, Gantikan Listyo Sigit
News

Resmi! Suyudi Ario Seto Dilantik Prabowo sebagai Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

1 Oktober 2026

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai...

Tak Ingin Warga Terlewat, Ayahwa Perjuangkan Data Bantuan Bencana ke Pusat
News

Tak Ingin Warga Terlewat, Ayahwa Perjuangkan Data Bantuan Bencana ke Pusat

1 Oktober 2026

JAKARTA – Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E.,M.M atau yang akrab disapa...

Dibangun Swadaya, Jembatan Bintang Pepara Aceh Tengah Kini Kembali Bisa Dilalui
News

Dibangun Swadaya, Jembatan Bintang Pepara Aceh Tengah Kini Kembali Bisa Dilalui

1 Oktober 2026

ACEH TENGAH - Jembatan penghubung di Desa Bintang Pepara, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah,...

Next Post
Kadis Pendidikan Aceh Murtalamuddin Dorong Pelayanan Pendidikan Makin Berkualitas

Kadis Pendidikan Aceh Murtalamuddin Dorong Pelayanan Pendidikan Makin Berkualitas

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.