Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
No Result
View All Result
Subscribe
Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
No Result
View All Result
Genta Post
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini
Panen Raya di Meurah Mulia Dibayangi Harga Gabah Turun, Petani Minta Bupati Ayah Wa Bertindak

Panen Raya di Meurah Mulia Dibayangi Harga Gabah Turun, Petani Minta Bupati Ayah Wa Bertindak

Redaksi by Redaksi
19 September 2026
in News
0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

ACEH UTARA – Petani di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, mengeluhkan harga gabah yang terus mengalami penurunan di tengah berlangsungnya musim panen raya. Harga gabah yang sebelumnya mencapai Rp7.700 per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp7.100 per kilogram.

Penurunan harga tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi petani, terlebih kondisi ekonomi masyarakat masih dalam proses pemulihan setelah banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah Aceh Utara pada akhir 2025 lalu.

Bencana tersebut tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan utama warga.

Konten Terkait

Kapolsek Blang Mangat IPTU Zul Akbar, Ingatkan Personel Fokus Amankan Jalannya Pilchiksung

Kapolsek Blang Mangat IPTU Zul Akbar, Ingatkan Personel Fokus Amankan Jalannya Pilchiksung

20 September 2026
Polres Lhokseumawe Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pilchiksung 

Polres Lhokseumawe Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pilchiksung 

20 September 2026
Aceh Masuk Empat Besar MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

Aceh Masuk Empat Besar MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

20 September 2026
Gotong Royong Berlanjut, Gampong Meunasah Tunong Pulihkan Sanitasi Pascabanjir

Gotong Royong Berlanjut, Gampong Meunasah Tunong Pulihkan Sanitasi Pascabanjir

19 September 2026

Sejumlah petani berharap panen raya tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga setelah menghadapi berbagai persoalan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, harapan itu kini dibayangi oleh penurunan harga gabah di tingkat petani.

“Kami berharap panen kali ini bisa membantu memulihkan ekonomi keluarga setelah terdampak banjir tahun lalu. Namun kenyataannya harga gabah terus turun dan sangat mengkhawatirkan,” ujar Muhammad, seorang petani di Meurah Mulia, Sabtu (19/9/2026).

Persoalan yang dihadapi petani tidak hanya terkait harga gabah. Selama lima tahun, petani di 9 Kecamatan termasuk Meurah Mulia juga menghadapi kendala dalam menggarap sawah akibat terganggunya pasokan air irigasi setelah Bendung Krueng Pasee mengalami keruntuhan pada 2020 lalu.

Kerusakan bendung tersebut berdampak terhadap sistem pengairan yang menjadi sumber irigasi bagi lahan pertanian di wilayah Aceh Utara. Kondisi itu membuat sebagian petani kesulitan mendapatkan pasokan air untuk menggarap sawah secara optimal, bahkan sebagian lahan menjadi kurang produktif.

Setelah kondisi pengairan mulai membaik dan sawah kembali dapat ditanami secara lebih optimal, petani berharap hasil panen tahun ini mampu meningkatkan pendapatan sekaligus membantu memulihkan perekonomian keluarga.

Namun, harapan tersebut kembali diuji dengan turunnya harga gabah saat panen raya berlangsung.

Menurut petani, biaya produksi justru terus meningkat. Mulai dari biaya pengolahan lahan, pembelian pupuk dan pestisida, hingga upah tenaga kerja harus dikeluarkan sebelum hasil panen diperoleh. Di sisi lain, harga jual gabah justru mengalami penurunan.

Petani berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dapat segera mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga gabah. Mereka juga meminta pemerintah daerah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, Bulog, serta pihak terkait lainnya agar hasil panen petani dapat terserap dengan harga yang layak.

Petani secara khusus meminta kepada Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE., MM, yang akrap sapa ayahwa memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut. Menurut mereka, sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di sejumlah kecamatan, termasuk Meurah Mulia.

“Kami memohon kepada Ayah Wa agar memperjuangkan nasib petani. Setelah menghadapi persoalan irigasi selama bertahun-tahun dan terdampak banjir besar 2025, kini kami kembali dihadapkan dengan harga gabah yang terus turun saat panen raya. Kami berharap ada solusi agar petani tidak merugi,” kata petani lainnya.

Para petani khawatir jika harga gabah terus merosot, kondisi tersebut dapat menekan pendapatan dan menurunkan minat masyarakat untuk menggarap lahan pertanian. Dalam jangka panjang, mereka menilai kondisi itu juga dapat berdampak terhadap keberlanjutan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

Saat ini, panen raya masih berlangsung di sejumlah gampong di Kecamatan Meurah Mulia. Petani berharap pemerintah segera mengambil langkah strategis untuk menjaga harga gabah tetap stabil sehingga hasil panen dapat memberikan pendapatan yang layak sekaligus membantu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

 

 

 

Penulis: Muhammad sayuti
Tags: BertindakBupati Ayah Wadi Meurah Mulia DibayangiHarga Gabah TurunPanen RayaPetani Minta
ShareTweetPin
Previous Post

Bangunan 7 Lantai Ambruk di Gaza, 20 Orang Tewas dan Hampir 100 Masih Tertimbun

Next Post

Aceh Siaga! BMKG Prediksi Curah Hujan Tinggi hingga Desember 2026

Konten Terkait

Kapolsek Blang Mangat IPTU Zul Akbar, Ingatkan Personel Fokus Amankan Jalannya Pilchiksung
News

Kapolsek Blang Mangat IPTU Zul Akbar, Ingatkan Personel Fokus Amankan Jalannya Pilchiksung

20 September 2026

LHOKSEUMAWE – Persiapan pengamanan Pemilihan Geuchik (Pilchiksung) Serentak Tahun 2026 di Kecamatan Blang Mangat,...

Polres Lhokseumawe Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pilchiksung 
News

Polres Lhokseumawe Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pilchiksung 

20 September 2026

LHOKSEUMAWE – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Keuchik (Pilchiksung) Serentak Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung Minggu,...

Aceh Masuk Empat Besar MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang
News

Aceh Masuk Empat Besar MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

20 September 2026

SEMARANG – Kafilah Aceh berhasil meraih peringkat keempat nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)...

Gotong Royong Berlanjut, Gampong Meunasah Tunong Pulihkan Sanitasi Pascabanjir
News

Gotong Royong Berlanjut, Gampong Meunasah Tunong Pulihkan Sanitasi Pascabanjir

19 September 2026

ACEH TIMUR — Pemerintah Gampong Meunasah Tunong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, kembali...

Next Post
Aceh Siaga! BMKG Prediksi Curah Hujan Tinggi hingga Desember 2026

Aceh Siaga! BMKG Prediksi Curah Hujan Tinggi hingga Desember 2026

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.