Lhokseumawe – Muhammad Adam, M.Ed resmi dilantik sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe periode 2026-2030. Pelantikan berlangsung di Gedung Serbaguna UIN Sultanah Nahrasiyah, Rabu (16/9/2026), dan dirangkai dengan kegiatan bedah buku yang dihadiri ribuan peserta.
Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag. Acara tersebut dihadiri alumni, mahasiswa, dosen, serta civitas akademika dari berbagai daerah.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.A.P dan Anggota DPR RI Dapil Aceh H. Ruslan Daud (HRD). Kehadiran keduanya mendapat sambutan hangat dari mahasiswa dan tamu undangan yang memadati gedung serbaguna.
Dari pantauan di lokasi, gedung serbaguna telah dipenuhi peserta sejak pagi. Sejumlah baliho ucapan selamat datang kepada Wakil Ketua DPR RI serta ucapan pelantikan pengurus IKA tampak menghiasi area kegiatan.
Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan bedah buku yang menghadirkan Cucun Ahmad Syamsurijal sebagai pemateri. Buku yang dibahas berjudul Strategi Fiskal Nabi Yusuf, Pelajaran Abadi untuk Negeri.

Cucun memaparkan gagasan dalam bukunya di hadapan para alumni dan mahasiswa. Diskusi tersebut mendapat perhatian peserta yang mengikuti jalannya acara hingga selesai.
Selain pelantikan dan bedah buku, kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan seni budaya Aceh. Tari tradisional yang ditampilkan mendapat apresiasi dari para peserta dan tamu undangan.

Suasana semakin semarak saat penyanyi Aceh Cut Zuhra dan Fahmi Arabbi tampil menghibur peserta. Penampilan keduanya disambut antusias dan menambah kemeriahan acara pelantikan pengurus IKA.

Dalam sambutannya, Muhammad Adam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah beserta jajaran serta seluruh alumni yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap pelantikan pengurus IKA.
“Alhamdulillah, di tengah berbagai tantangan dan bencana yang terjadi di berbagai daerah, kita masih dapat berkumpul dan mengoptimalkan kembali organisasi IKA. Terima kasih kepada seluruh alumni yang telah hadir dan ikut menyukseskan kegiatan ini,” kata Muhammad Adam.
Ia mengatakan keberadaan alumni menjadi salah satu cerminan dari sebuah perguruan tinggi. Menurutnya, salah satu indikator yang konkret dapat dilihat dari kualitas dan kontribusi para alumni setelah menyelesaikan pendidikan di kampus.
“Suara kampus juga merupakan cerminan dari alumni. Salah satu indikator yang konkret dapat kita lihat dari kualitas alumninya,” ujarnya.
Muhammad Adam juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Syariah Indonesia (BSI) atas kerja sama dalam penyediaan kartu tanda alumni berbasis e-money.
Ia mengajak seluruh alumni untuk membangun kerja sama, menjaga kekompakan, serta memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjalankan organisasi.
“IKA ini bukan milik kami sebagai pengurus. IKA ini milik kita bersama. Mari kita maksimalkan organisasi ini agar dapat melahirkan kemaslahatan dan kemanfaatan bagi alumni, kampus, dan masyarakat,” katanya.
Muhammad Adam berharap kepengurusan IKA UIN Sultanah Nahrasiyah periode 2026-2030 dapat menjadi wadah pemersatu alumni sekaligus memperkuat kontribusi alumni dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing.

Sementara itu, Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Prof. Dr. Danial, M.Ag menyampaikan bahwa pengembangan kampus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, sinergi antara civitas akademika dan alumni sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan kampus.
“Pengembangan kampus ini membutuhkan sinergi kita bersama, baik dari sisi akademik, sarana dan prasarana maupun penguatan jejaring kelembagaan,” ujar Danial.
Danial juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Anggota DPRI Ruslan Daud yang telah hadir langsung dalam kegiatan pelantikan IKA UIN Sultanah Nahrasiyah.
Ia menjelaskan UIN Sultanah Nahrasiyah saat ini berdiri di atas lahan sekitar 32 hektare dan memiliki 27 program studi. Rinciannya, 21 program studi sarjana, lima program studi magister, serta satu program studi doktoral.
Menurut Danial, masih terdapat lahan kampus yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga membutuhkan dukungan untuk pengembangan sarana dan prasarana ke depan.
“Kami masih memiliki lahan yang cukup luas. Mudah-mudahan Pak Cucun dapat membantu mendorong pengembangan kampus ini sehingga lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.
Ia bahkan berseloroh berharap suatu saat terdapat gedung di lingkungan kampus yang dapat diberi nama sesuai dengan kontribusi Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.A.P terhadap pengembangan UIN Sultanah Nahrasiah kedepan.
Kehadiran Wakil Ketua DPR RI dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara perguruan tinggi, alumni, serta pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Aceh.









