ACEH UTARA, GENTAPOST.COM – Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Balai Pengajian Nurul Fadhilah, Dusun Suka Damai, Gampong Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, berlangsung khidmat dan penuh semarak, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah tersebut turut melibatkan santri, wali santri, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Selain menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW, peringatan Maulid ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Suasana religius semakin terasa dengan kehadiran dua grup zikir, yakni Grup Zikir Nelayan dari Geulumpang Sulu Timur di bawah pimpinan Tgk. Syech Wandi bersama anggotanya, serta Grup Zikir Fadhilah yang dibimbing Tgk. M. Amin.
Kedua grup tersebut tampil melantunkan zikir dan selawat, menghadirkan suasana religius yang mengundang kekhusyukan para jamaah. Kehadiran mereka menjadi salah satu daya tarik dalam peringatan Maulid tahun ini sekaligus memperkuat syiar Islam melalui tradisi zikir dan selawat.
Tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, panitia juga menghadirkan aksi sosial berupa santunan kepada puluhan anak yatim dari lingkungan sekitar. Penyerahan santunan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian acara, sekaligus mencerminkan nilai kepedulian dan semangat berbagi yang diajarkan Rasulullah SAW.
Pimpinan Balai Pengajian Nurul Fadhilah, Tgk. Nurdin Risyad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali santri, pemuda, donatur, serta masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, peringatan Maulid tidak semestinya hanya menjadi agenda seremonial, tetapi harus mampu menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.
“Kehadiran kita semua di sini merupakan wujud kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Melalui lantunan zikir dan selawat, serta kepedulian kita terhadap anak-anak yatim, semoga kegiatan ini menjadi wasilah untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, dan persaudaraan sesama umat Islam,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan selawat bersama dan doa yang dipimpin pimpinan pengajian. Para jamaah turut memanjatkan doa agar senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, serta keselamatan bagi umat Islam.
Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Balai Pengajian Nurul Fadhilah tersebut menjadi gambaran bahwa syiar keagamaan dapat berjalan beriringan dengan kegiatan sosial. Tradisi ini sekaligus memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim.









