ACEH UTARA – Suasana malam di Balai Pengajian Darusshadiqi, Desa Baroh Kuta Batee, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, pada Senin malam, 27 Juli 2026, terasa penuh semangat. Puluhan anak-anak berkumpul untuk belajar agama bersama kakak-kakak mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan ini fokus untuk membantu anak-anak belajar membaca Al-Qur’an, memahami kitab kuning, dan mengenalkan kembali tulisan Arab Melayu (aksara Jawi) yang merupakan warisan budaya kita.
Cara belajarnya juga seru. Mahasiswa mendampingi anak-anak satu per satu dan membaginya ke dalam kelompok kecil agar lebih santai dan gampang dipahami.
Saat ini, kemampuan membaca tulisan Arab Melayu dan kitab sudah mulai jarang dikuasai anak-anak. Karena itu, mahasiswa ingin mengenalkan kembali ilmu-ilmu ini agar anak-anak di desa punya dasar agama yang kuat.
Pengurus Balai Pengajian Darusshadiqi, Tgk. Fakhruddin, S.Pd.I., atau yang akrab disapa Walidi Kuta Batee, menyambut baik kegiatan ini. Kehadiran mahasiswa sangat membantu pengajar di sana dan membuat anak-anak semakin rajin datang ke balai pengajian setiap malam.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Anak-anak jadi jauh lebih semangat datang ke balai pengajian tiap malam buat belajar mengaji dan mendalami kitab,” ujar Tgk. Fakhruddin.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa kuliah di luar kampus bukan cuma soal tugas, tapi juga cara mahasiswa untuk membantu warga sekitar. Semoga program baik ini terus berjalan dan bermanfaat bagi warga Desa Baroh Kuta Batee.









