ACEH UTARA | Misteri hilangnya seorang warga dalam bencana banjir bandang di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, pada akhir November 2025 lalu akhirnya tersingkap. Setelah empat bulan pencarian, jasad korban ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di area perkebunan warga, Rabu 25 Maret 2026.
Korban teridentifikasi sebagai Sakdiah (49), warga Gampong Lhok Reudeup, Kecamatan Tanah Jambo Aye. Jasadnya ditemukan tertimbun tanah di lahan milik warga di Gampong Biram Rayeuk.
Kepala Kepolisian Sektor Tanah Jambo Aye Ajun Komisaris Agus Alfian Halomoan Lubis menjelaskan, penemuan bermula saat pemilik kebun mencurigai adanya gundukan tanah yang tidak wajar di lahannya. Curiga dengan pemandangan tersebut, saksi kemudian memeriksa lebih lanjut dan mendapati sisa-sisa kerangka manusia.
Setelah menerima laporan dari warga, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP serta identifikasi, ujar Agus.
Berdasarkan hasil identifikasi dan pencocokan data orang hilang saat bencana banjir bandang tahun lalu, petugas memastikan bahwa kerangka tersebut adalah Sakdiah. Korban sebelumnya dilaporkan hanyut terseret arus deras saat banjir menerjang kawasan tersebut pada akhir November 2025.
Usai proses identifikasi di lokasi kejadian, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah duka. Pihak kepolisian telah menyerahkan jasad Sakdiah kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan secara layak.
Bencana banjir bandang yang terjadi empat bulan lalu itu memang meninggalkan dampak kerusakan yang cukup parah di wilayah Aceh Utara, termasuk menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan infrastruktur di sejumlah gampong.









