ACEH UTARA – GENTAPOST.COM | Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Kabupaten Aceh Utara untuk memperkenalkan lebih luas potensi, keterampilan, produk, dan layanan yang dihasilkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihaknya akan menggelar kegiatan promosi produk dan keterampilan SMK di tiga titik wilayah Aceh Utara, yakni Panton Labu, Lhoksekon dan Dewantara, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 RI pada Senin, 17 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kepada masyarakat bahwa SMK tidak hanya memberikan pendidikan teori, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan yang dapat menghasilkan produk maupun memberikan layanan yang dibutuhkan masyarakat.
“Ini merupakan bagian dari upaya kita memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa anak-anak SMK memiliki keterampilan dan mampu menghasilkan produk serta memberikan berbagai jasa,” ujar Muhammad Johan, Kamis (13/8/2026).
Salah satu yang akan diperkenalkan dalam kegiatan tersebut berkaitan dengan produk dan kompetensi otomotif, termasuk penggunaan istilah “SOK” yang dalam bidang otomotif dapat merujuk pada shockbreaker atau shock absorber, maupun kunci sok (socket wrench) dalam bidang teknik dan pemesinan.
Selain produk, Cabdin juga mendorong sekolah untuk menampilkan berbagai kemampuan siswa melalui pelayanan langsung kepada masyarakat.
Johan menyebutkan, sejumlah layanan gratis akan diberikan sebagai bentuk pengabdian sekaligus promosi kompetensi yang dimiliki SMK. Di antaranya layanan yang berkaitan dengan tata boga, otomotif, kelistrikan hingga jasa perawatan dan servis pendingin ruangan (AC).
Untuk bidang tata boga, misalnya, Johan berharap masyarakat semakin mengenal dan memanfaatkan produk makanan serta kue yang dihasilkan siswa SMK dalam berbagai kegiatan masyarakat.
“Kalau ada kegiatan di masyarakat, kita berharap kebutuhan kue dan produk tata boga bisa menggunakan hasil karya anak-anak SMK. Ini sekaligus menjadi ruang bagi mereka untuk menunjukkan keterampilan yang sudah dipelajari di sekolah,” katanya.
Tidak hanya tata boga, keterampilan siswa pada bidang kelistrikan juga diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat. Termasuk pelayanan jasa servis AC yang dapat menyasar perkantoran pemerintah, rumah masyarakat maupun tempat lainnya.
Menurut Johan, kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk memperkenalkan sekolah, tetapi juga menjadi sarana memperlihatkan bahwa lulusan SMK memiliki kompetensi yang bisa langsung diterapkan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap keberadaan SMA dan SMK sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Aceh Utara.
“Mari kita sama-sama mendukung SMK maupun SMA. Kita ingin masyarakat mengetahui bahwa sekolah memiliki banyak potensi, terutama SMK yang memang diarahkan untuk membentuk keterampilan dan kompetensi peserta didik,” ujarnya.
Johan berharap kegiatan promosi produk dan layanan SMK tersebut tidak berhenti pada peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini. Ia menginginkan kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin setiap tahun sehingga produk dan kompetensi siswa SMK semakin dikenal masyarakat.
“Kita berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Ini juga sejalan dengan arahan Kepala Dinas Pendidikan Aceh untuk terus mendorong sekolah agar mampu menunjukkan potensi dan hasil karya peserta didik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Selain kegiatan promosi produk dan layanan SMK, Cabdin Pendidikan Wilayah Aceh Utara juga menginstruksikan seluruh sekolah untuk melaksanakan kegiatan keagamaan pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Johan menyampaikan, sekolah-sekolah di wilayah binaannya diarahkan untuk melaksanakan pembacaan Yasin dan salat Dhuha sebagai bagian dari ikhtiar spiritual serta doa bersama.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar perdamaian di Aceh senantiasa terjaga dan kehidupan masyarakat tetap aman, damai serta kondusif.
“Kita instruksikan kepada seluruh sekolah besok untuk membaca Yasin dan melaksanakan salat Dhuha. Kita sama-sama berdoa kepada Allah SWT agar perdamaian Aceh yang ke-21 tahun selalu terjaga dan masyarakat kita senantiasa diberikan keamanan serta ketenteraman,” kata Johan.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Cabdin Pendidikan Wilayah Aceh Utara berharap momentum HUT ke-81 RI tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat sekaligus menunjukkan kontribusi nyata dunia pendidikan dalam kehidupan sehari-hari.









