BANDA ACEH — Kabar membanggakan datang dari Aceh Utara. Firdaus Noezula, ST., M.Si., dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Utama PT PEMA Global Energi (PGE).
Pria kelahiran Krueng Mane, Aceh Utara, 2 Maret 1992, itu kini memasuki babak baru dalam perjalanan profesionalnya. Penunjukan tersebut menempatkan Firdaus pada posisi strategis dalam pengelolaan dan pengembangan bisnis energi melalui salah satu badan usaha milik Pemerintah Aceh.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya, Firdaus Noezula ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PEMA Global Energi melalui mekanisme Keputusan Pemegang Saham (KPS) pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Firdaus dipercaya menggantikan Andika Mahardika, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT PEMA Global Energi sejak 2023.
Penunjukan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Firdaus yang memiliki pengalaman lintas bidang, mulai dari pemerintahan, legislatif, dunia usaha hingga organisasi dan kegiatan pengembangan generasi muda.
Dari sisi pendidikan, Firdaus memiliki latar belakang yang memadukan teknologi informasi dengan perencanaan pembangunan. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Informatika di Universitas Malikussaleh pada 2015.
Ketertarikannya terhadap pembangunan kemudian mendorong Firdaus melanjutkan pendidikan di IPB University pada bidang perencanaan pembangunan wilayah dan perdesaan. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan Magister Sains pada 2023.
Perjalanan karier Firdaus dimulai dari tingkat daerah. Pada 2016–2018, ia dipercaya sebagai Tenaga Ahli Bupati Aceh Utara.
Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke tingkat nasional. Firdaus tercatat menjadi Tenaga Ahli DPR RI pada 2020–2024, yang memberinya pengalaman dalam lingkungan kebijakan dan proses pengambilan keputusan di tingkat nasional.
Tidak hanya berkiprah di sektor pemerintahan, Firdaus juga memiliki pengalaman di dunia bisnis. Ia tercatat sebagai Komisaris PT Karya Akselerasi Digital sejak 2022 serta menjalankan aktivitas usaha sebagai CEO Jawara Café & Resto di Bogor sejak 2024.
Pengalaman di berbagai sektor tersebut menjadi bekal tersendiri bagi Firdaus dalam mengemban tanggung jawab barunya sebagai pimpinan PT PEMA Global Energi.
Di luar aktivitas profesional, Firdaus juga dikenal aktif dalam organisasi dan kegiatan pengembangan sumber daya manusia.
Ia pernah dipercaya sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Teknik Informatika (IKATIF) Universitas Malikussaleh periode 2022–2025.
Kepeduliannya terhadap generasi muda Aceh juga diwujudkan melalui keterlibatannya dalam kegiatan olahraga. Salah satunya melalui inisiatif coaching clinic sepak bola bersama pelatih nasional Indra Sjafri yang melibatkan sekitar 500 pelajar dari sejumlah kabupaten di Aceh.
Rangkaian pengalaman tersebut memperlihatkan perjalanan Firdaus yang tidak hanya berfokus pada satu bidang. Latar belakang teknologi, pengalaman dalam pemerintahan dan parlemen, aktivitas bisnis serta keterlibatannya dalam pengembangan generasi muda menjadi bagian dari rekam perjalanan profesionalnya.
Kini, tanggung jawab baru berada di pundaknya. Sebagai Direktur Utama PT PEMA Global Energi, Firdaus dituntut mampu membawa perusahaan berkembang secara profesional sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian Aceh.
Bagi Aceh Utara, perjalanan Firdaus menjadi catatan tersendiri. Putra daerah yang memulai karier dari tingkat lokal kini dipercaya menduduki posisi strategis dalam perusahaan yang berada di bawah naungan Pemerintah Aceh.
Amanah tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Firdaus untuk membuktikan kapasitasnya di tingkat yang lebih tinggi. Dengan pengalaman dan latar belakang yang dimiliki, ia diharapkan mampu menghadirkan tata kelola perusahaan yang profesional, adaptif dan berorientasi pada hasil.
Penunjukan Firdaus Noezula juga menjadi gambaran semakin terbukanya ruang bagi generasi muda Aceh untuk mengambil peran dalam pengelolaan aset dan perusahaan daerah, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Aceh.








