ACEH UTARA – Stand Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara menjadi salah satu lokasi yang paling ramai dikunjungi dalam pameran Milad Samudera Pasai ke-800 yang berlangsung di kawasan Landing, Kecamatan Lhoksukon, Kamis (10/9/2026).
Pantauan di lokasi, banyak pengunjung mendatangi stand tersebut untuk memperoleh informasi seputar pendidikan dayah sekaligus mengikuti kuis berhadiah yang disiapkan panitia.
Selain menampilkan berbagai program dan layanan pendidikan dayah, stand tersebut juga menghadirkan kuis berhadiah kitab yang terbuka bagi seluruh pengunjung.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Muhammad Yunus, S.HI, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam pameran Milad Samudera Pasai merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan informasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Sebagai OPD yang membidangi pelayanan pendidikan dayah, kami ingin memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Karena itu kami padukan dengan kegiatan kuis berhadiah agar lebih menarik dan interaktif,” kata Muhammad Yunus.
Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin mengikuti kuis cukup mendatangi stand Dinas Pendidikan Dayah dan meminta lembar soal kepada panitia.
“Pertanyaannya sederhana dan mudah dijawab oleh pengunjung. Kami berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi tentang pendidikan dayah, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang kami siapkan,” ujarnya.
Setelah mengisi lembar kuis, peserta menyerahkan jawaban kepada panitia sesuai ketentuan yang berlaku. Pengunjung juga diminta mengisi buku tamu sebelum menunggu proses pengundian pemenang yang akan dilakukan pada malam penutupan Milad Samudera Pasai, Minggu (13/9/2026) pukul 20.00 WIB.
Muhammad Yunus menyebutkan, tiga peserta yang beruntung akan memperoleh hadiah berupa satu set Kitab Mahalli empat jilid serta piagam penghargaan dari Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara.
“Tiga orang pemenang akan mendapatkan hadiah Kitab Mahalli satu set empat jilid dan piagam penghargaan dari Dinas Pendidikan Dayah,” jelasnya.
Tak hanya menghadirkan kuis, stand tersebut juga menampilkan berbagai hasil karya santri dari sejumlah dayah di Aceh Utara, mulai dari peci, sabun mandi, kue kering, kue khas Aceh, jilbab, baju gamis, pakaian tidur, hingga aneka kerajinan tangan dan rangkaian bunga karya santriwati.
Selain itu, pengunjung juga dapat melihat koleksi kitab yang menjadi bagian dari kurikulum dayah di Aceh serta berbagai informasi mengenai program pembinaan pondok pesantren yang dijalankan Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara.









