ACEH UTARA | Perayaan Milad Samudera Pasai ke-800 semakin semarak memasuki hari kedua, Selasa (8/9/2026). Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Aceh Utara memadati kawasan Expo Milad Samudera Pasai di Landeng, Kecamatan Lhoksukon, untuk mengikuti rangkaian kegiatan budaya, edukasi, dan pameran pembangunan yang berlangsung hingga larut malam.
Sejak sore, arus pengunjung terus berdatangan. Tenda utama yang menjadi pusat kegiatan dipenuhi masyarakat yang ingin menyaksikan berbagai agenda malam, sementara area expo dipadati pengunjung yang berkeliling menikmati beragam stand pameran.
Keramaian terlihat hampir di seluruh sudut lokasi. Lorong-lorong expo dipenuhi warga yang antusias melihat produk unggulan daerah, hasil kerajinan masyarakat, kuliner tradisional, hingga berbagai layanan publik yang disediakan oleh instansi pemerintah.

Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE., MM atau yang akrab disapa Ayah Wa di dampingi oleh Ketua Penitia M. Jhony, SH, turut berkeliling mengunjungi stand satu per satu. Dalam kunjungannya, Ayah Wa menyaksikan langsung berbagai potensi unggulan yang ditampilkan masing-masing kecamatan serta berdialog dengan para pelaku UMKM dan pengelola stand.
Kehadiran Ayah Wa disambut hangat oleh masyarakat dan penjaga stand. Sejumlah pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto dan berbincang langsung dengan bupati di tengah suasana perayaan yang berlangsung meriah.
Salah satu stand yang menarik perhatian pengunjung adalah Stand Kecamatan Lapang yang menghadirkan berbagai produk lokal serta dekorasi bernuansa adat dan budaya daerah. Stand tersebut tampak ramai dikunjungi warga yang ingin melihat lebih dekat potensi yang dimiliki Kecamatan Lapang.
Sebelumnya, sepanjang hari kedua milad, berbagai kegiatan telah digelar, mulai dari Kenduri Kuah Kari Kameng, pembagian 800 porsi makanan gratis kepada masyarakat, Seminar Nasional Sejarah Peradaban Samudera Pasai dan Pengadilan Adat, Festival Pendidikan Anak, hingga pelayanan publik yang melibatkan ratusan peserta.
Perpaduan antara kegiatan budaya, sejarah, pendidikan, ekonomi kreatif, dan pelayanan masyarakat menjadikan Milad Samudera Pasai ke-800 bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum memperkenalkan kembali kejayaan peradaban Samudera Pasai kepada generasi masa kini.
Hingga malam berakhir, kawasan expo masih dipenuhi pengunjung. Lampu-lampu stand yang berkilauan, ramainya transaksi UMKM, serta tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa peringatan delapan abad Samudera Pasai mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Milad Samudera Pasai ke-800 pun tidak hanya menjadi ajang hiburan dan silaturahmi, tetapi juga ruang bersama untuk merawat sejarah, memperkuat identitas budaya, serta membangkitkan kebanggaan terhadap warisan besar peradaban Islam yang pernah berjaya di bumi Pase.









