GENTAPOST.COM – ACEH UTARA | Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominsa) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merilis rekapitulasi sementara dampak bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Utara sejak 22 November hingga 6 Desember 2025 pukul 17.00 WIB. Data menunjukkan tingkat kerusakan dan jumlah warga terdampak yang sangat besar sehingga membutuhkan penanganan komprehensif dan berkelanjutan.
BPBD Aceh Utara melaporkan bahwa 107.123 kepala keluarga atau 357.965 jiwa terdampak langsung akibat banjir. Dari jumlah tersebut, 86.730 kepala keluarga atau 300.345 jiwa harus mengungsi ke 503 titik lokasi pengungsian yang didirikan di berbagai kecamatan.
Hingga data ini dihimpun, tercatat:
- 128 orang meninggal dunia
- 14 orang dinyatakan hilang
- 840 orang mengalami luka-luka
Selain itu, bencana ini juga berdampak pada kelompok rentan, meliputi:
- 1.081 ibu hamil
- 6.927 balita
- 4.536 lansia
- 274 penyandang disabilitas
Kerusakan pada sektor perumahan tercatat cukup signifikan dengan rincian:
- 85.816 unit rumah terendam
- 11.516 unit rusak berat
- 4.989 unit rusak sedang
- 10.594 unit rusak ringan
Sektor pertanian dan infrastruktur turut mengalami kerusakan luas, antara lain:
- 14.509 hektare sawah terdampak
- 10.653 hektare tambak rusak
- 432 ruas jalan mengalami kerusakan
- 12 jaringan irigasi terdampak (6 rusak berat, 6 rusak sedang)
- 8 titik tanggul sungai rusak sedang
- 68 titik jembatan rusak
- 53 unit jembatan tidak dapat difungsikan
Kerusakan Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan meliputi:
- 383 sekolah terdampak, terdiri atas 271 rusak berat, 97 rusak sedang, dan 15 rusak ringan
- Kerusakan sarana pembelajaran: 1.081 set alat peraga, 1.812 set mobiler, 1.861 unit perangkat TIK, 579 set peralatan laboratorium, 1.678 set KIT IPA, dan 27.602 eksemplar buku
Untuk fasilitas kesehatan tercatat:
- 22 puskesmas rusak berat
- 5 puskesmas rusak ringan
- 61 pustu rusak berat
- 20 pustu rusak ringan
Selain itu, fasilitas publik lainnya yang terdampak antara lain:
- Balai benih ikan: 1 unit rusak sedang
- Rumah ibadah: 26 masjid rusak ringan, 16 masjid rusak sedang
- Meunasah: 16 unit rusak ringan
- Dayah/Pesantren: 10 rusak berat, 6 rusak ringan, dan 195 rusak sedang
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memastikan seluruh perangkat daerah dan unsur terkait terus bekerja melakukan evakuasi, pendistribusian logistik, penanganan medis, serta pendataan lanjutan terhadap kerusakan. Pemkab juga menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Aceh, TNI/Polri, serta berbagai lembaga kemanusiaan untuk mempercepat pemulihan di seluruh wilayah terdampak.









