Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
  • Advertorial
No Result
View All Result
Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
  • Advertorial
No Result
View All Result
Genta Post
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini
Azhari Cage Kecam Tindakan Aparat di Pidie: Kalau Rakyat Aceh Terus Dipukuli dan Ditembaki, Buat Apa Damai?

Oplus_131072

Azhari Cage Kecam Tindakan Aparat di Pidie: Kalau Rakyat Aceh Terus Dipukuli dan Ditembaki, Buat Apa Damai?

Redaksi by Redaksi
4 November 2026
in News
0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH, GENTAPOST.COM | Anggota DPD RI/MPR RI asal Aceh, Azhari Cage, S.IP., MAP mengecam keras dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oknum aparat TNI terhadap warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, hingga menyebabkan seorang warga meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Saya dengan tegas meminta Pangdam Iskandar Muda dan Panglima TNI untuk mengambil tindakan tegas terhadap anggota TNI yang diduga terlibat dalam pemukulan dan penembakan warga tersebut.

Kita jangan terus-menerus berbicara tentang perdamaian jika masyarakat Aceh masih mengalami kekerasan hingga darah rakyat kembali tertumpah.

Konten Terkait

Haji Uma: Polemik Bendera Harus Segera Diselesaikan dan Usut Tuntas Penembakan di Pulo Kenari

Haji Uma: Polemik Bendera Harus Segera Diselesaikan dan Usut Tuntas Penembakan di Pulo Kenari

5 November 2026
T.A. Khalid Angkat Suara! Kecam Penegakan Hukum dalam Insiden Bendera Aceh yang Telan Korban Jiwa

T.A. Khalid Angkat Suara! Kecam Penegakan Hukum dalam Insiden Bendera Aceh yang Telan Korban Jiwa

5 November 2026
Ny. Musliana Ismail Salurkan 10 Kipas Angin untuk Santri Dayah Nurussalam Abu Matang Keh

Ny. Musliana Ismail Salurkan 10 Kipas Angin untuk Santri Dayah Nurussalam Abu Matang Keh

5 November 2026
Sekda Dayan Albar Perkuat Reforma Agraria Aceh Utara, Pemasangan Tanda Batas dan Pendataan TORA Jadi Fokus

Sekda Dayan Albar Perkuat Reforma Agraria Aceh Utara, Pemasangan Tanda Batas dan Pendataan TORA Jadi Fokus

5 November 2026

“Kalau masyarakat Aceh terus dipukuli dan ditembaki, buat apa Damai Aceh? Untuk apa perdamaian terus didengungkan jika rakyat masih harus menghadapi tindakan kekerasan seperti ini?” tegas Azhari Cage, Rabu (04/11/26).

Menurutnya, persoalan pengibaran bendera Bintang Bulan dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulo Keunari harus dipahami secara bijaksana. Pemerintah dan seluruh pihak terkait perlu melihat persoalan tersebut dari sisi sejarah dan politik Aceh.

Bagaimana mungkin persoalan bendera Aceh yang telah berlangsung selama kurang lebih 20 tahun belum juga menemukan penyelesaian yang tuntas? Kondisi tersebut tentu dapat menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat.

Persoalan bendera Aceh bukan sekadar persoalan keamanan, melainkan juga berkaitan dengan dinamika politik dan implementasi regulasi yang telah diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh serta Qanun Aceh.

Jika terdapat dugaan pelanggaran hukum, penanganannya harus dilakukan melalui mekanisme hukum dan aparat yang berwenang. Tidak boleh ada tindakan kekerasan yang justru mengakibatkan jatuhnya korban di tengah masyarakat.

“Sebagai senator Aceh, saya sangat sedih. Sudah 20 tahun Aceh berdamai, tetapi masih ada darah rakyat Aceh yang tertumpah akibat tindakan aparat. Kami sangat menyayangkan peristiwa ini, terlebih terjadi saat masyarakat sedang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Ia menilai kejadian tersebut tidak hanya melukai perasaan masyarakat Aceh, tetapi juga mencederai semangat perdamaian yang telah dibangun dengan pengorbanan besar.

Azhari berharap pemerintah pusat benar-benar serius menyelesaikan persoalan bendera Aceh agar tidak terus menjadi sumber ketegangan dan tidak kembali memicu konflik di kemudian hari.

“Persoalan ini harus benar-benar dituntaskan. Jangan sampai kejadian serupa terulang lagi. Kita tidak ingin Aceh kembali masuk ke pusaran konflik hanya karena persoalan yang selama ini tidak kunjung diselesaikan, padahal sudah memiliki landasan dalam undang-undang dan qanun,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan kebangsaan, termasuk persoalan di Papua yang belum sepenuhnya terselesaikan.

“Jangan sampai persoalan di Aceh kembali membesar. Perdamaian harus dijaga dengan keadilan, penghormatan terhadap masyarakat, dan penyelesaian persoalan secara bermartabat. Jangan hanya berbicara tentang damai, tetapi rakyat justru kembali menjadi korban,” tutup Azhari Cage.

Tags: Azhari CageMaulid Nabi Muhammad SAWOknum TNIPidie
ShareTweetPin
Previous Post

Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Next Post

JASA Kecam Insiden Berdarah di Pidie, Desak Panglima TNI Usut Aparat dan Evaluasi Pendekatan Keamanan

Konten Terkait

Haji Uma: Polemik Bendera Harus Segera Diselesaikan dan Usut Tuntas Penembakan di Pulo Kenari
News

Haji Uma: Polemik Bendera Harus Segera Diselesaikan dan Usut Tuntas Penembakan di Pulo Kenari

5 November 2026

BANDA ACEH, GENTAPOST.COM | Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab...

T.A. Khalid Angkat Suara! Kecam Penegakan Hukum dalam Insiden Bendera Aceh yang Telan Korban Jiwa
News

T.A. Khalid Angkat Suara! Kecam Penegakan Hukum dalam Insiden Bendera Aceh yang Telan Korban Jiwa

5 November 2026

BANDA ACEH, GENTAPOST.COM – Ketua Forum Bersama (FORBES) DPR RI-DPD RI asal Aceh, Dr....

Ny. Musliana Ismail Salurkan 10 Kipas Angin untuk Santri Dayah Nurussalam Abu Matang Keh
Advertorial

Ny. Musliana Ismail Salurkan 10 Kipas Angin untuk Santri Dayah Nurussalam Abu Matang Keh

5 November 2026

ACEH UTARA – Kepedulian terhadap kenyamanan dan kebutuhan pendidikan santri terus ditunjukkan Ketua Tim...

Sekda Dayan Albar Perkuat Reforma Agraria Aceh Utara, Pemasangan Tanda Batas dan Pendataan TORA Jadi Fokus
Advertorial

Sekda Dayan Albar Perkuat Reforma Agraria Aceh Utara, Pemasangan Tanda Batas dan Pendataan TORA Jadi Fokus

5 November 2026

ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memperkuat langkah penataan aset pertanahan melalui program...

Next Post
JASA Kecam Insiden Berdarah di Pidie, Desak Panglima TNI Usut Aparat dan Evaluasi Pendekatan Keamanan

JASA Kecam Insiden Berdarah di Pidie, Desak Panglima TNI Usut Aparat dan Evaluasi Pendekatan Keamanan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.