ACEH UTARA, GENTAPOST.COM – Yayasan Muslim Aceh Peduli bersiap menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H secara akbar. Kegiatan ini diisi dengan berbagai rangkaian acara sosial dan edukatif, mulai dari bakti sosial hingga perlombaan antarsekolah dan pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Umum Yayasan Muslim Aceh Peduli, Muslim Syamsudin, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 21 November 2026.
“Insyaallah di tanggal 18 sampai dengan tanggal 20, kami dari pimpinan Yayasan Muslim Aceh Peduli akan melaksanakan Maulid Akbar. Dalam momen memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW akan dilaksanakan beberapa kegiatan,” ujar Muslim, pada Sabtu (31/10/2026).
Yayasan Muslim Aceh Peduli merancang tiga agenda utama dalam perayaan Maulid Akbar tahun ini, yakni:
1. Bakti Sosial: Pemberian santunan kepada kurang lebih 100 orang anak yatim tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
2. Lomba Edukasi Antarsekolah: Melombakan Tahfiz Al-Quran, pidato antarsekolah, serta lomba video dokumenter yang mengangkat tema pemanfaatan program prioritas pemerintah, yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG).
3. Lomba Antar Dapur MBG: Ajang memasak antar dapur MBG yang dinilai langsung oleh chef profesional. Kategori penilaian meliputi higienitas, administrasi terjaga, lingkungan terjaga, hingga pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Panitia juga memberikan penghargaan khusus bagi juru masak dan pengelola dapur yang dinilai konsisten menjaga kualitas MBG sesuai kriteria pemerintah.
Puncak peringatan Maulid Akbar akan dilangsungkan pada 21 November 2026. Agenda puncak ini diisi dengan pengumuman pemenang lomba, penyerahan santunan anak yatim, serta lucky draw berhadiah menarik yang diikuti oleh seluruh relawan Muslim Aceh Peduli.
Muslim menambahkan, tujuan utama dari seluruh rangkaian acara ini adalah untuk menyatukan persepsi serta mempererat tali silaturahmi di antara relawan, pekerja, dan pengelola program MBG.
“Tujuan daripada semua ini adalah untuk mempersatukan mereka-mereka yang bekerja selama ini di MBG, kegiatan sosial para relawan Muslim Aceh Peduli. Ini adalah momen menyatukan persepsi bahwa kita saling bermanfaat,” pungkasnya.









