ACEH UTARA — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara secara resmi kembali menggulirkan agenda olahraga kerakyatan yang sempat tertunda akibat bencana banjir besar pada penghujung tahun 2025 lalu. Kelanjutan ajang bergengsi Turnamen Sepak Bola Antar Kecamatan Bupati dan Wakil Bupati Cup II Aceh Utara Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Seremonial pembukaan yang dipusatkan di stadion kebanggaan daerah ini dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE, MM yang akrap sapa Ayahwa. Turut hadir mendampingi jalannya acara pembukaan tersebut, Ketua Partai Aceh DPW Aceh Utara, M. Jhony, SH, bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).
Dalam arahannya di hadapan ribuan penonton dan kontingen kesebelasan, Bupati Aceh Utara menyampaikan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini merupakan bagian integral dari visi pembangunan daerah, khususnya dalam melahirkan generasi muda yang sehat, tangguh, dan berprestasi.
Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Aceh Utara selaku panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang bekerja keras memulihkan agenda ini pascabencana.
Kemenangan di lapangan adalah hal yang penting, tetapi jauh di atas segalanya, nilai persatuan, kebersamaan, dan jiwa sportivitas tinggi yang lahir dari kompetisi sehat ini adalah esensi utama yang harus kita jaga bersama, tegas Bupati dalam pidatonya.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan tiga pilar utama tujuan strategis pelaksanaan turnamen ini: Pencarian Bakat (Scouting): Menjadi wadah pembinaan sistematis guna menjaring talenta-talenta muda berbakat di bidang sepak bola yang kelak siap mengharumkan nama Aceh Utara di kancah regional, nasional, maupun internasional.
Penguatan Sinergi: Mempererat tali silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah, aparatur kecamatan, hingga seluruh lapisan masyarakat di bumi Pase.
Budaya Hidup Sehat: Mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, agar senantiasa menyalurkan energi dan minat ke dalam kegiatan positif dan konstruktif.
Sementara itu, Kepala Disporaparekraf Kabupaten Aceh Utara, Zulkifli, S.Ag., M.Pd, dalam laporan resminya menjelaskan bahwa kelanjutan turnamen ini dilandasi oleh Surat Bupati Aceh Utara Nomor 400.4/930/2026.
Rangkaian pertandingan dijadwalkan bergulir mulai 2 hingga 15 Agustus 2026 dengan menerapkan format klaster wilayah pada babak penyisihan guna mendekatkan akses tontonan bagi masyarakat:
Wilayah Timur: Dipusatkan di Lapangan Matang Drien dan Wilayah Tengah: Dipusatkan di Lapangan Simpang Mulieng, Kecamatan Syamtalira Aron, sedangkan Wilayah Barat: Dipusatkan di Stadion Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu.
Adapun fase gugur lanjutan, mulai dari babak delapan besar, semifinal, hingga pertandingan puncak (grand final), secara terpusat akan dilangsungkan di Stadion Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu.
Menutup rangkaian pembukaan yang mengusung tema resmi Wujudkan Generasi yang Sehat dan Berprestasi, Menuju Aceh Utara Bangkit, Bupati menyerukan kepada seluruh perangkat pertandingan dan wasit untuk menjalankan tugas secara adil, transparan, dan profesional.
Dengan mengucapkan kalimat Bismillahirrahmanirrahim, turnamen resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap momentum ini tidak hanya melahirkan juara di lapangan hijau, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan total daerah pascapemulihan bencana menuju Aceh Utara yang semakin maju dan berdaya saing.








