Aceh Utara – Ribuan hektare lahan pertanian di kawasan Aceh Utara masih mengalami kekeringan dan belum dapat digarap secara maksimal. Kondisi ini memicu keluhan para petani yang disampaikan langsung kepada anggota DPR RI, H. Ruslan Daud (HRD).
Masyarakat menilai manfaat Bendung Irigasi Daerah Irigasi Krueng Pase belum sepenuhnya dirasakan karena jaringan irigasi mengalami kerusakan di sejumlah titik, sedimentasi, serta pendangkalan saluran.
Sudah bertahun-tahun sawah masyarakat terlantar karena kekurangan air, ujar salah seorang perwakilan petani dalam forum silaturahmi di Desa Ujong Baroh, Kecamatan Tanah Luas, Minggu 3 Mei 2026.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ruslan Daud menegaskan beberapa hal:
Perjuangkan Anggaran: HRD menyatakan siap mengawal dan memperjuangkan anggaran dari pusat untuk normalisasi dan perbaikan jaringan irigasi agar fungsi pengairan kembali efektif.
Infrastruktur Jalan: Masyarakat juga meminta dukungan untuk perbaikan jalan rusak yang menghambat mobilitas melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Sinergi Lintas Sektor: Percepatan realisasi pembangunan memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan masyarakat.
Tokoh masyarakat Tanah Luas, Nasruddin, berharap agar perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Aceh Utara terus ditingkatkan demi ketahanan ekonomi warga.








