ACEH TIMUR – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di wilayah Aceh Timur mendapat atensi khusus dari anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman, atau yang lebih dikenal dengan nama Haji Uma. Sebagai bentuk kepedulian, Haji Uma mengutus staf khususnya, Rahmad, untuk menyambangi kediaman keluarga korban pada Rabu (8/7/2026).
Langkah cepat ini diambil Haji Uma sebagai wujud kehadiran negara dalam mendampingi korban yang membutuhkan dukungan, baik dari sisi materiel maupun psikologis.
Dalam lawatannya, Rahmad menyerahkan bantuan tunai senilai Rp2.000.000 kepada keluarga korban berinisial IF. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga dalam masa-masa sulit, terutama selama proses pemulihan korban dan berjalannya prosedur hukum.
“Bapak Haji Uma sangat menaruh perhatian pada isu-isu perlindungan anak. Beliau menginstruksikan kami untuk segera turun ke lapangan, melihat kondisi korban, dan memastikan keluarga korban tidak merasa sendirian dalam menghadapi situasi ini,” tutur Rahmad saat di lokasi.
Di sela kesibukannya sebagai senator, Haji Uma tetap memastikan hubungan emosional dengan konstituennya terjalin baik. Ia menyempatkan diri menyapa keluarga korban melalui sambungan *video call*. Melalui layar ponsel, Haji Uma memberikan motivasi serta menyampaikan pesan agar pihak keluarga tetap tegar dan tabah menghadapi cobaan tersebut.
Haji Uma juga menitipkan pesan permohonan maaf karena belum bisa bertatap muka langsung dengan keluarga korban di Aceh Timur akibat agenda tugas yang padat. Meski demikian, ia menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan memberikan dukungan maksimal bagi korban hingga pulih kembali.
Aksi yang dilakukan Haji Uma ini menjadi cerminan kepedulian seorang pejabat publik terhadap isu sensitif kekerasan anak, sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat luas akan pentingnya peran kolektif dalam melindungi masa depan anak-anak di Aceh.









