ACEH UTARA | Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Honda Vario dan mobil pengangkut gas LPG Pertamina terjadi di Jalan Putroe Beutong, Gampong Paya Kambuk, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Seorang pelajar berusia 12 tahun meninggal dunia, sementara dua pelajar lainnya mengalami luka berat.
Kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Lhokseumawe. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Meurah Mulia IPDA Mukhlis, S.H., menjelaskan bahwa kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Vario yang ditumpangi tiga pelajar dan mobil pengangkut gas LPG jenis cold diesel dengan nomor polisi BL 8708 ZE.
Berdasarkan keterangan awal saksi, sepeda motor melaju dari arah utara menuju selatan. Mobil pengangkut LPG juga melaju dari arah yang sama.
Sepeda motor yang membawa tiga pelajar tersebut diduga hendak mendahului mobil. Namun, saat melintasi jalan berlubang, sepeda motor dilaporkan terjatuh hingga menyebabkan ketiga pelajar menjadi korban.
Korban yang meninggal dunia bernama Sayakir (12), warga Gampong Paya Kambuk, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara.
Sementara itu, dua pelajar lainnya, Muhammad Diaz Zaky (17) dan Faiz Abdillah (12), mengalami luka berat. Keduanya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Jenazah Sayakir telah dibawa keluarganya ke rumah duka untuk dimakamkan.
Adapun pengemudi mobil pengangkut LPG diketahui bernama Abdul Hadi (34), warga Gampong Meunasah Kumbang, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya.
Polisi masih memeriksa kejadian tersebut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Jalan berlubang disebut menjadi bagian dari rangkaian kejadian sebelum sepeda motor terjatuh.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti maupun pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.
Penanganan perkara dan barang bukti telah diserahkan kepada Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Lhokseumawe untuk proses lebih lanjut.
Kapolsek Meurah Mulia IPDA Mukhlis mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat berkendara dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
Ia menambahkan pengendara juga diminta memastikan kondisi jalan sebelum mendahului kendaraan. Saat melintasi jalan rusak atau berlubang, pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan agar tidak kehilangan kendali.
Kecelakaan yang menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.








