GENTAPOST.COM – ACEH UTARA | Warga Desa Baroh Kuta Batee, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, meluapkan kekecewaan mendalam terhadap PLN yang dinilai lamban dan tidak sigap menangani gangguan listrik usai pohon tumbang menimpa jaringan Arus pada Kamis malam, 13 November 2025.
Pemadaman terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, namun hingga saat ini tak satu pun petugas PLN terlihat di lokasi, membuat warga menilai perusahaan listrik negara itu bertindak seolah tidak peduli terhadap keluhan masyarakat.
“Ini bukan pertama kali PLN seperti ini. Laporan kami seperti angin lewat. Sementara kami dibiarkan gelap tanpa kepastian,” ujar seorang warga dengan nada geram.
Pohon yang tumbang tersebut menimpa kabel utama, memutuskan arus listrik. Aktivitas warga terhenti total; anak-anak belajar dalam kegelapan, sementara pedagang kecil harus menghentikan usaha karena tak bisa menggunakan peralatan listrik.
Kemarahan warga semakin memuncak karena tidak ada penjelasan resmi dari PLN terkait keterlambatan penanganan, padahal kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bahaya, termasuk risiko arus pendek dan kebakaran.
“Kalau soal tagihan, PLN cepat. Tapi ketika ada kerusakan seperti ini, kami harus menunggu entah sampai kapan,” tambah warga lain.
Media yang mencoba menghubungi pihak PLN Unit Pelayanan setempat melalui telepon dan WhatsApp hingga kini hanya mendapatkan tanda centang dua, tanpa jawaban resmi.
Hingga berita ini diterbitkan, listrik masih padam dan warga terus menanti kedatangan petugas sebuah penantian yang dianggap sebagai bukti lemahnya pelayanan PLN terhadap kebutuhan dasar publik. [Red]









