JAKARTA – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengambil sejumlah langkah strategis guna memastikan pasokan pupuk bersubsidi tetap aman menjelang musim tanam. Upaya ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan petani serta tingginya penebusan pupuk sejak awal tahun.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyampaikan bahwa perusahaan memaksimalkan kinerja seluruh lini produksi dan distribusi untuk menjaga stabilitas pasokan nasional.
“Kami berupaya memastikan ketersediaan pupuk subsidi tetap terjaga melalui peningkatan kapasitas produksi serta penguatan jaringan distribusi,” ujarnya, Kamis (12/2).
Menurut Rahmad, situasi saat ini tidak lepas dari sejumlah tantangan. Salah satunya adalah proses pemulihan operasional Pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Aceh yang terdampak banjir pada akhir 2025. Pabrik tersebut memiliki peran penting dalam menyuplai kebutuhan pupuk, terutama untuk wilayah Sumatera bagian utara.
Selain faktor pemulihan pabrik, kondisi cuaca ekstrem di beberapa daerah juga turut memengaruhi kelancaran distribusi pupuk ke berbagai sentra pertanian.
Sebagai langkah antisipatif, Pupuk Indonesia mendorong seluruh anak perusahaan untuk mengoptimalkan tingkat utilitas pabrik agar produksi berjalan maksimal. Perusahaan juga melakukan penyesuaian stok dengan mengalihkan sebagian pupuk nonsubsidi menjadi pupuk subsidi melalui proses pewarnaan dan pengemasan ulang sesuai ketentuan.
Di sektor distribusi, perusahaan melakukan penataan ulang stok antarwilayah guna memperkuat pasokan di daerah prioritas seperti Sumatera Utara dan Pulau Jawa. Skema ini ditopang oleh sistem logistik terintegrasi yang mencakup pelabuhan, armada kapal, serta jaringan pergudangan nasional. Jam operasional gudang pun ditambah untuk mempercepat proses penyaluran hingga ke tingkat pengecer.
Untuk menjamin distribusi tepat sasaran, Pupuk Indonesia mengandalkan sistem digital Command Center yang memantau pergerakan stok dan penyaluran secara waktu nyata. Sementara itu, petani tetap dapat melakukan penebusan pupuk subsidi dengan mudah melalui aplikasi i-Pubers menggunakan KTP.
Rahmad menegaskan bahwa berbagai langkah tersebut dijalankan bersamaan dengan percepatan pemulihan fasilitas produksi yang terdampak bencana, sehingga ketersediaan pupuk dapat terjamin dalam jangka pendek maupun panjang.
Dengan strategi tersebut, perusahaan optimistis musim tanam tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala pasokan pupuk bagi petani di berbagai daerah.









